Black Box Ethiopian Airlines ET302 Akan Dikirim Ke Eropa Untuk Diinvestigasi

Ilustrasi black box sebuah pesawat (cr: Aerobuzz.de)

KANALSATU – Black box pesawat Boeing-737-Max 8 yang jatuh di dekat ibukota Ethiopia Addis Ababa rencananya akan dikirim ke Eropa untuk diinvestigasi.

CEO Ethiopian Airlines Tewolde GibreMariam menjelaskan bahwa flight data recorder (fdr) dan voice cockpit recorder (vcr) milik pesawat yang jatuh tidak harus diterbangkan ke Amerika untuk diinvestigasi, melainkan cukup dengan mengirimnya ke negara-negara di Eropa yang juga memiliki kemampuan untuk menginvestigasi black box.

“Tidak harus dikirim ke Amerika untuk diinvestigasi, bisa saja dikirim ke negara-negara di Eropa yang lebih dekat” ujar Tewolde.

Sebelumnya pada Minggu (10/3) pagi waktu setempat pesawat penumpang milik maskapai penerbangan Ethiopian Airlines jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari ibukota Addis Ababa.

Pesawat berisi 157 penumpang dan kru tersebut jatuh di daerah kota Bishoftu, delapan menit setelah lepas landas. Tidak ada korban selamat dari tragedi ini.

Pesawat dengan kode penerbangan ET302 ini lepas landas dari bandara Addis Ababa pada Minggu pagi pukul 8:38 waktu setempat (12:38 WIB). Pesawat dengan tujuan ibukota Kenya Nairobi ini jatuh di daerah Bishoftu pada pukul 8:44 waktu setempat. Delapan menit setelah lepas landas.

Pesawat yang jatuh sendiri merupakan pesawat yang sama dengan yang jatuh dalam tragedi Lion Air Flight JT-610 di perairan Karawang Oktober tahun lalu yang menewaskan 189 orang. Pesawat tersebut yakni Boeing 737 Max 8 yang notabene merupakan pesawat generasi terbaru milik keluarga Boeing 737. (FA)

Komentar