Sukseskan Program KKBPK, BKKBN Tingkatkan Jejaring Kemitraan

Surabaya  – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur melakukan berbagai strategi agar program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan target-target yang telah ditentukan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Yenrizal Makmur mengungkapkan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengendalikan jumlah penduduk sekaligus meningkatkan kualitas penduduk khususnya di Jawa Timur.

“Hal ini sangat mungkin dilakukan melalui sebuah program yang kita kelola bersama yaitu program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” kata Yenrizal di kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Jalan Airlangga, Surabaya, Selasa (12/3).

Yenrizal menjelaskan salah satu kebijakan strategis untuk dapat mencapai kinerja Program KKBPK secara optimal adalah dengan mengembangkan jejaring kemitraan dalam pengelolaan KKBPK. Oleh karena itu Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan kegiatan yang memadukan program dan anggaran KKBPK melalui perjanjian kerja sama dengan mitra.

“Kami percaya, dengan kerjasama yang kuat tersebut maka Program KKBPK di Jawa Timur akan dapat mendulang kesuksesan,” ungkapnya.

Yenrizal menambahkan pihaknya juga telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam pengelolaan Program KKBPK antara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dengan Kepala OPD KB Kab/Kota Se-Jawa Timur dan beberapa Pimpinan Perguruan Tinggi pada tanggal 24 Januari 2019 di Surabaya.

Dimana tujuan  utama kegiatan tersebut, sambung Yenrizal adalah untuk mengembangkan dan menguatkan jejaring kemitraan dalam pengelolaan KKBPK dalam rangka optimalisasi capaian kinerja Program KKBPK di Jawa Timur. Selain itu juga untuk sosialiasasi Capaian Kinerja Program KKBPK Tahun 2018, penyampaian Indikator Kinerja dan dukungan anggaran Program KKBPK Tahun 2019 dan tentunya penyamaan persepsi tentang Indikator Kinerja Program KKBPK Tahun 2019.

Yenrizal mengungkapkan salah satu contoh peningkatan jejaring kemitraan ini adalah kegiatan bakti sosial yang telah dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokertoengan menggandeng TNI sebagai mitra kerjanya di Rumah Sakit Detasemen Kesehatan Tentara (DKT) melakukan Bakti Sosial Metode Operasi Wanita (MOW)  di Mojokerto sabtu (16/2).

Terpisah, Kepala Dinas DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Joedha Hadi mengungkapkan kegiatan bakti sosial bersama TNI dari Kodim 0815 ini sebagai upaya terobosan untuk mempercepat terwujudnya keluarga Kecil yang bahaga dan sejahtera dengan 2 anak cukup. Didukung tim dokter sebanyak 15 orang dipimpin oleh Mayor dr. Yudi Adriansyah, Sp.OG, M.Kes dari Unit TNI Jawa Timur PKBRS Lanud Iswahyudi Madiun.

“Akseptor yang menjadi target pelayanan berasal dari 18 kecamatan Se-Kabupaten Mojokerto sejumlah 142 akseptor,”sebutnya.

Joedha menambahkan peserta MOW harus memenuhi beberapa persyaratan sebelum mendapatkan layanan dalam baksos ini. Secara umum setiap calon peserta harus  sukarela tanpa paksaan menerima pelayanan ini, memiliki minimal 2 anak dan tidak mempunyai anak di bawah lima tahun (balita), dan tentunya harus sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter setelah dilakukan penapisan.

Salah satu peserta MOW, Erni (38) warga Kecamatan Pacet mengatakan ia mengetahui adanya pelayanan gratis ini dari kader penyuluh KB dimana ia berdomisili. Mulanya Erni, atas ijin suaminya, sudah mantap menjadi akseptor KB MOW akan tetapi tidak memiliki biaya. "Saya sudah menunggu pelayanan ini dan menanyakan pada kader, soalnya kalau di rumah sakit biayanya mahal," kata ibu 2 anak ini.

Erni hanya salah satu dari sekian banyak akseptor KB yang memilih alat kontrasepsi ini. Menurutnya MOW cara yang efektif untuk mencegah kehamilan. "Saya dan suami sudah mantap memilih MOW mengingat usia saya masuk kategori resikonya tinggi," kata Erna.

Bakti Sosial MOW bersama TNI ini merupakan baksos pertama yang digawangi DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto di tahun 2019. Dijadwalkan kegiatan serupa akan dilaksanakan lagi di Bulan Maret mendatang. K11

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar