Pininfarina Battista, Sang Raja Baru Dari Italia

Oleh Fahmi Alfian

Pininfarina Battista dalam ajang Geneva International Motor Show 2019 (cr: Forbes)

KANALSATU – Pada hari pertama gelaran Geneva International Motor Show 2019 (5/3) rumah desain otomotif terkenal asal Italia Pininfarina menghebohkan publik dengan memperkenalkan karya terbarunya yang juga mereka sebut sebagai mobil tercepat di dunia.

Diberi nama Pininfarina Battista, mobil ini benar-benar membuat pengunjung GIMS terkagum-kagum. Selain digadang-gadang sebagai mobil tercepat di dunia, ternyata mobil ini adalah mobil yang 100% elektrik. Benar, elektrik, selayaknya blender yang anda gunakan di rumah anda untuk keperluan memasak.

Dalam dunia hypercar, sulit untuk mengklaim siapa yang tercepat saat ini. Namun Pininfarina Battista hadir sebagai hypercar elektrik pertama yang mampu mengalahkan mobil-mobil tercepat yang masih menggunakan teknologi konvensional yaitu menggunakan bensin.

Sebut saja Ferrari LaFerrari, Porsche 918 dan McLaren P1 adalah tiga “raja” hypercar yang menguasai dunia saat ini. Namun jika dibanding dengan angka-angka yang ditawarkan Battista, rasa-rasanya akan ada “raja” baru dalam sejarah.

Pininfarina mengklaim bahwa Battista mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam di bawah dua detik! Selain itu top speed yang mampu diperoleh adalah di angka di atas 400 km/jam! 400 kilometer per jam, hampir setengah kecepatan suara.

Selain itu Pininfarina menyatakan bahwa dalam sekali isi daya, Battista mampu menjelajah sejauh lebih dari 450 kilometer.

Battista sendiri diperkuat dengan motor elektrik yang memiliki daya sekitar 1900 dk. Dua kali lebih besar dari daya mesin F1 tahun ini.

Dengan adanya klaim-klaim yang mengagumkan tersebut, Pininfarina berhasil membuat publik pecinta otomotif menujukan matanya pada sang calon raja baru tersebut. Publik dibuat antusias terhadap perang mobil tercepat masa depan.

Sebelum Pininfarina Battista yang dinamai berdasarkan pendiri Pininfarina, Battista Farina tersebut mencoba memasuki “pasar” hypercar elektrik, sudah ada mobil asal Kroasia yang melakukan debutnya lebih dulu pada GIMS tahun lalu yaitu Rimac C-Two.

Publik semakin tertarik apakah Battista dari Italia nantinya mampu bersaing dengan mobil hypercar elektrik kebanggaan Kroasia Rimac C_Two secara keduanya di atas kertas memiliki spesifikasi yang hampir mirip-mirip. Akselerasi 0-100 Km/jam di bawah dua detik, top speed di angka 400-an Km/jam, serta motor penggerak dengan daya 1900 daya kuda.

Kita tunggu saja hingga kedua mobil ini benar-benar resmi diproduksi untuk publik. (FA)

Komentar