Bhinneka Pelopor e-Commerce Indonesia Buka Toko Offline di Surabaya

Vensia Tjhin, COCO Bhinneka dalam Press Release Peresmian Bhinneka Store (kanalsatu/Fahmi Alfian)

KANALSATU – Pelopor e-commerce di Indonesia, Bhinneka.com meresmikan toko offline ke-8 nya di WTC 2 Surabaya pada 15/02 bersamaan dengan ulang tahun ke-26 Bhinneka.

Toko offline ini merupakan salah satu strategi Bhinneka yang menganut sistem online to offline, di mana perusahaan besar dari penjualan online lalu membuka toko fisiknya untuk meningkatkan pendapatan.

Sejauh ini, menurut Chief of Omni Channel Officer (COCO) Bhinneka, Vensia Tjhin, transaksi yang terjadi di Bhinneka memiliki prosentasi 50-50 di mana baik toko online maupun offline sama sama menyumbangkan pendapatan yang sama besar.

Dengan peresmian toko fisik baru di Surabaya ini, Bhinneka menargetkan tumbuhnya pendapatan sebesar 40% dari pendapatan tahun lalu, di mana nantinya toko Surabaya akan menjadi pintu bagi pelanggan yang tinggal di Indonesia bagian timur.

Menurut data yang dibagikan kepada media dalam Press Conference Peresmian Bhinneka Store Surabaya yang dilaksanakan di Hotel Surabaya Suites pada 15/2, Bhinneka mengklaim bahwa konsumen Bhinneka selama ini masih dikuasai oleh lembaga pemerintahan melalui pengadaan barang dengan prosentasi sebesar 50% disusul dengan kerjasama dengan korporasi yang menyumbang 30% serta konsumen ritel dengan 20%. Bhinneka pun berharap dengan adanya toko baru ini bisa meningkatkan penjualan ritel mereka.

“Rangkaian peresmian toko ini bertepatan dengan ulang tahun Bhinneka yang ke-26, maka dari itu pada hari Minggu 17/2 kami akan menjual lebih dari seribu item yang dijual dengan harga flat Rp 26.000,- sebagai salah satu bentuk apresiasi kami kepada para konsumen yang telah mempercayai kami selama 26 tahun” tutup Vensia Tjhin.

Toko offline Bhinneka sendiri lebih dulu dibuka di daerah Jabodetabek sebanyak tujuh unit, dan Bhinneka berencana untuk membuka lima toko offline baru lagi pada 2019 nanti.(FA)

 

Komentar