Polisi Myanmar Tangkap 36 Pengunjuk Rasa Protes Patung Emas Aung San

(cr: The Irrawaddy)

KANALSATU – Sebanyak 36 protestan ditangkap oleh pihak kepolisian Myanmar setelah adanya unjuk rasa memprotes pendirian patung  pahlawan kemerdekaan Myanmar, Aung San.

Seperti diberitakan Reuters, pada Jumat 8/2, aksi demonstrasi diadakan di depan markas Liga Nasional Partai Demokrasi yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi, yang notabene merupakan anak dari Aung San.

Protes sudah dilakukan sejak 2018 ketika Pemerintah Provinsi Kayah, mengajukan proposal untuk membangun patung Jenderal Aung San yang menunggangi kuda dan terbuat dari emas.

Aung San sendiri merupkan tokoh kemerdekaan Myanmar yang melahirkan kekuatan militer Myanmar pada 1947. Dengan tujuan mendirikan negara Myanmar yang adil terhadap tatanan hidup masyarakat namun tetap di bawah kendali militer.

Namun sayangnya masyarakat Myanmar, khususnya di daerah Kayah, merasakan ketidak-adilan yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Myanmar secara luas. Maka dari itu pendirian patung ini ditolak keras oleh masyarakat dengan berunjuk rasa melalui wadah Karenni Youth Force Protest Camp Committee.

Suu Kyi sendiri yang terpilih pada pemilu 2015 merasa perlu untuk menahan suara masyarakat untuk digunakan sebagai senjata pada pilpres yang akan dilaksanakan tahun depan, namun di lain sisi dia juga merasa perlu untuk melanjutkan hubungan baik dengan pihak militer Myanmar yang mana memimpin Myanmar bersama Suu Kyi. (FA)

 

Komentar