Mantan CEO Starbucks Berpikir Untuk Pencalonan Presiden AS 2020

Howard Schultz Mantan CEO Starbucks Coffee (cr: Vanity Fair)

KANALSATU – Mantan Petinggi Starbucks Howard Schultz menyatakan dirinya sedang berpikir secara serius untuk menjadi kandidat Presiden Amerika pada 2020 mendatang.

Schultz yang merupakan CEO Starbucks pada periode 1986-2000, serta terpilih lagi pada 2008-2017, mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO Starbucks dan sedang memikirkan bagaimana dirinya bisa berguna bagi Amerika di masa mendatang.

Dikutip dari CNN, Schultz dalam sebuah wawancara yang diadakan oleh program tv CBS “60 Minutes” pada Minggu 27/1, menyatakan bahwa Presiden Amerika yang sekarang sangatlah tidak berkompeten untuk menjadi pemimpin negara dan bahwa kedua partai politik yang ada tidak melakukan apapun sebagai tugasnya untuk membangun kepercayaan publik dan menyelesaikan masalah politik yang ditimbulkan Trump.

Schultz sendiri telah melabeli dirinya seorang Demokrat sejati sejak dulu. Sehingga, jika Schultz benar-benar serius dan mengajukan tawaran pada Demokrat, maka ia harus bersaing dengan beberapa nama kandidat lainnya sepeti Senator California Kamala Harris dan Senator Massachusetts Elizabeth Warren.

Namun di lain kesempatan, Julian Castro, yang juga merupakan calon kandidat presiden dari Partai Demokrat, pada hari yang sama menyatakan bahwa ambisi Schultz ini merupakan kartu AS terakhir bagi Trump untuk mendapat kesempatan terpilih kembali pada 2020, karena menurut Castro, Schultz sama tidak berkompetennya dengan Trump untuk menjadi pemimpin Amerika. (FA)

 

Komentar