Ferry Mursyidan: Jaga kesantunan berpolitik

KANALSATU - Mantan Ketua Umum PB HMI (1990 – 1992) yang juga mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Ferry Mursyidan Baldan, berpesan kepada segenap anggota HMI dan Korps Alumni HMI (KAHMI)  untuk berpartisipasi secara cerdas pada proses Pemilu 2019 – khususnya terkait Pilpres, sebagai bukti bahwa kader HMI lebih mengedepankan gagasan dan menjaga tradisi keilmuan.

Demikian dikatakan Ferry Mursyidan Baldan pada pertemuan tidak resmi dengan para pengurus KAHMI se-Jawa Timur di Grha Kahmi Jatim, jalan Gayungsari – Surabaya, Jumat malam (9/10/18). 

“Kalau soal pilihan, silahkan pada keyakinan masing-masing. Teman-teman tentu bisa membandingkan kualitas pasangan capres mana yang terbaik diantara yang baik,” kata Ferry.

Ferry bersama Yuyon Ali Fahmi (pengusaha) menyempatkan singgah di Grha KAHMI Jatim – yang kebetulan sedang digelar Rakerwil KAHMI Jatim, sebelum akhirnya (yang bersangkutan)  melanjutkan perjalanannya ke Jember untuk menjadi nara-sumber  seminar yang digelar Fisip Universita Jember, Sabtu (10/10/18).

Ferry mempersilahkan kader HMI dan KAHMI berpartisipasi secara aktif pada proses politik 2019, apakah menjadi relawan, simpatisan, partisan, atau pun  tim sukses, tapi harus tetap tampil sebagai kader yang mencerdaskan. Hindari bahasa yang saling menjatuhkan , apalagi mengarah kepada black campaign, sarkasme, demagogi dan hoax. "Jaga kesantunan dalam berpolitik," katanya.

Ferry mengajak masyarakat, teutama kader HMI dan KAHMI untuk lebih mengedepankan inisiatif  dan gagasan besar bagi kemajuan bangsa, dengan tetap menggunakan bahasa metafor yang santun. Menjadikan ruang publik sebagai arena perdebatan yang argumentatif, pedagogis, agar tercipta diskursus baru. “Ciri khas HMI mengedepankan etika dan keilmuan harus tetap dijaga,” tambahnya..(ks-1)

 

Komentar