Equity Gandeng Bank Jatim Pasarkan Bancassurance

Presiden Direktur Equity Life Samuel Setiawan (kiri) bersama Direktur Utama Bank Jatim R. Soeroso (kanan) saat seusai peluncuran produk bancassurance kerjasama Equity dan Bank Jtim di Surabaya, Senin (29/10/2018).

KANALSATU – Pendapatan premi dari bancassurance mengalami pertumbuhan hingga 15 persen per tahun. Melihar potensi tersebut, PT Equity Life Indonesia (Equity Life) menggandeng PT Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) untuk memasarkan dua produk asuransi proteksi multi manfaat melalui jalur distribusi bancassurance.

Direktur Marketing Equity Life Indonesia Tania Chandra mengatakan selama empat tahun terakhir penjualan asuransi melalui bank terus mengalami pertumbuhan. “Pertumbuhannya sampai 15 persen per tahun. Sekarang ini orang kalau beli asuransi jiwa perginya ke bank,” kata Tania seusai peluncuran produk bancassurance kerjasama Equity dan Bank Jtim di Surabaya, Senin (29/10/2018).

Ia menambahkan selama tahun 2018 pihaknya menargetkan kinerja premi mencapai Rp 800 miliar. Bancassurance memberikan kontribusi cukup besar. “Kalau sekarang kontribusinya 15 persen, kami harapkan bisa meningkat hingga 30 persen,” ujarnya.

Untuk saluran distribusi bancassurance pihaknya saat ini sudah menggandeng delapan bank yang empat diantaranya adalah BPD. Bank Jatim dipilih karena pasar asuransi di Jawa Timur yang terus tumbuh.

Presiden Direktur Equity Life Samuel Setiawan menambahkan kemitraan dengan Bank Jatim merupakan strategi bisnis yang sangat tepat. “Disamping sebagai bank daerah teebesar di Jawa Timur, Bank Jatim merupakan tiga besar bank daerah dengan jumlah aset terbesar di Indonesia,” ujar Samuel.

Dua produk asuransi proteksi multi manfaat yang dikerjasamakan keduanya adalah Asuransi Jiwa Proteksi Multi Sejahtera dan Asuransi Jiwa Proteksi Multi lnvesta. Produk Asuransi Jiwa Proteksi Multi Sejahtera memiliki kelebihan dibanding produk lain di pasar dimana nasabah mendapatkan perlindungan jiwa seumur hidup dengan uang pertanggungan yang besar dan kepastian nilai tunai hanya dengan minimum pembayaran premi kurang dari Rp. 100 ribu per-bulan.


Sementara itu, Asuransi Jiwa Proteksi Multi Investa memberikan manfaat perlindungan seumur hidup dengan kepastian nilai tunai, selain imbal hasil investasi ditambah juga serangkaian manfaat tambahan diantaranya perlindungan penyakit kritis, perlindungan selama melakukan ibadah umroh serta perlindungan apabila terjadi perampokan pada saat melakukan transaksi di ATM (Anjungan tunai mandiri) maupun teller di bank, sehingga produk ini menjadi sangat spesial dan dikhususkan untuk nasabah Bank Jatim.

Direktur Utama Bank Jatim R. Soeroso mengatakan bancassurance berpotensi meningkatkan fee based income bank yang dipimpinnya. “Kerjasama ini diharapkan bisa mendongkrak kinerja fee based income Bank Jatim yang ditargt bisa berkontribusi sekitar 25 persen,” tututrnya
 
Sebelumnya Bank jatim juga sudah memasarkan produk bancassurance bekerjasama dengan sejumlah perusahaan asuransi seperti Jiwasraya dan Sinarmas.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Asosiasi Asuransi Jiwa (AAJI) pada kuartal 2 tahun 2018 ini, saluran distribusi bancassurance menunjukkan hasil positif dengan peningkatan 9,5 persen dan berkontribusi sebesar 44,9 persen untuk total pendapatan bisnis baru. (KS-5)

Komentar