Tingkatkan SDM di Desanya, Ismuadi Bangun Desa Inggris Tamping Mojokerto

foto Ujian akhir siswa belajar bahasa Inggris di Desa Inggris Tamping Mojokerto

KANALSATU.COM – Mengadopsi metode pembelajaran bahasa inggris di negara-negara ASEAN, Cak Ismuadi bangun Desa Inggris Tamping (DESINTA) di tempat kelahirnya Dusun Tamping Desa Mojotamping Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

Berawal dari keprihatinan terhadap upah TKI dan kemampuan berbahasa Inggris siswa-siswi lulusan SD hingga perguruan tingi di tanah air, Cak Ismuadi pria kelahiran 1965 merealisasikan gagasanya membangun lembaga pembelajaran Bahasa Inggris pada April 2018 di desa kelahirnya.

Gagasan Desa Inggris Tamping bukanlah desa Inggris pertama yang dibangun Cak Ismuadi. Di tahun 2007, Cak Ismuadi sudah membangun Desa Inggris Limbasari di Desa Limbasari Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah.

Segudang pengalamannya menjadi tenaga pengajar di Brunei Darussalam, Philipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan vietnam di tahun 2003 hingga 2007 menjadi bekal membangun Desa Inggris Tamping.

Di hadapan awak media pada acara Ujian Akhir Siswa Pertama dan Peluncuran Desa Inggris Tamping Minggu (21/10/2018), Cak Ismuadi mengatakan di luar negeri TKI mendapat upah lebih rendah dibanding dengan tenaga kerja dari negara lain terutama tenaga kerja dari Philipina. Hanya karena kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, tenaga kerja dari Philipina diupah lebih besar dari TKI, padahal mereka hanya lulusan sekolah dasar.

Dan keprihatinan terhadap kemampuan komunikasi bahasa Inggris siswa-siswi lulusan sekolah di tanah air. Lulusan SMA bahkan perguruan tinggi saja masih banyak yang belum mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan lancar.

Desa Inggris Tamping dihadirkan untuk turut membantu mensukseskan program pemerintah dalam hal pemerataan kesempatan belajar, khususnya pelajaran bahasa Inggris dengan metode praktis dan hasil yang nyata. Siswa Desa Inggris Tamping dibimbing untuk mampu berbicara menggunakan bahasa Inggris.

Metode pembelajaran yang dipakai Cak Ismuadi sangat unik dan menarik ‘Flash Card’. Menggunakan metode ini setelah menyelesaikan satu paket program, siswa sudah mampu berkomunikasi bahasa Inggris dengan lancar.

Menariknya saat ujian akhir siswa dari kelas pertamanya disaksikan awak media pada Minggu (21/10/2018), Cak Ismuadi mengundang tenaga penguji dari Singapura Mr Hilal. Ujian bahasa Inggris dilakukan di depan umum disaksikan wali murid dan masyarakat. Siswa ditest langsung kemampuan berkomunikasinya menggunakan bahasa Inggris di depan umum oleh Mr Hilal.

Meode ujian akhir Cak Ismuadi tidak menggunakan ujian tulis melainkan menggunakan metode ujian terbuka di hadapan umum. Siswa ditest langsung kemampuan bahasa Inggrisnya di depan umum disaksikan banyak orang. Siswa di interview oleh penguji setelah itu berpidato menggunakan bahasa Inggris.

Metode pembelajaran yang dipakai Ismuadi merupakan hasil dari pengamatannya saat melanglangbuana sebagai TKI tenaga pengajar yang dikirim oleh Kerajaan Brunai Darussalam ke beberapa negara ASEAN Terutama di Philipina.

“Di Philiphina, Siswa sekolah dasar sudah mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris secara lancar”, kata Ismuadi kepada KANALSATU di acara Ujian Akhir Siswa Pertama dan Peluncuran Desa Inggris Tamping (DESINTA) Desa Mojotamping Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

“Model pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah kita, mulai SD hingga perguruan Tinggi menggunakan metode Learning English For Knowladge. Siswa memang memiliki pengetahuan yang baik tentang Bahasa Inggris, Grammer maupun perbendaharaan kata. Namun sayang belum mampu berbicara menggunakan bahasa Inggris secara lancar. Ibarat tubuh manusia, kita hanya berjalan dengan satu kaki”, Kata Ismuadi.

“Masih ada satu kaki lagi yang harus dibekalkan kepada siswa, yakni English For Skill. Disinilah Desa Inggris Tamping mengambil peran” tegas Cak Ismuadi.

Mewujudkan mimpinya, Cak Ismuadi dibantu kepala dusun setempat M Yasin. Lembaga pembelajarannya di namakan Desa Inggris Tamping (DESINTA) berlokasi di Desa Mojotamping Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

Desa Inggris Tamping merupakan tempat belajar bahasa Inggris yang nyaman, berkualitas dengan biaya yang sangat murah bagi warga masyarakat. Siswa dapat belajar sambil menikmati keindahan alam Desa Tamping dan hamparan perkebunan jagung.

Di tahun 2019, Desa Inggris Tamping direncanakan mulai menerima siswa dari luar daerah dan belajar selama beberapa hari sesuai paket program yang ditawarkan. Siswa akan menginap di rumah-rumah warga di Dusun Tamping Desa Mojotamping. Desa Inggris Tamping diharapkan juga mampu mengangkat perekonomian warga Dusun Tamping Desa Mojotamping.

Mempersiapkan programnya di 2019 tersebut, Cak Ismuadi juga memberikan bekal ketrampilan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris kepada warga Dusun Tamping Desa Mojotamping. (mluq)

Komentar