Gempa di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Operasional Tetap Normal

KANALSATU – Pertamina pastikan operasional di sejumlah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara aman pasca gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 SR yang mengguncang wilayah Jawa Timur pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.44 WIB.

Gempa M 6,4 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG dampaknya dapat dirasakan di seluruh wilayah Jawa Timur seperti Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto. Selainitu, gempa juga dirasakan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Pertamina memastikan kondisi sarana dan fasilitas di sejumlah TBBM dan DPPU aman dan masih beroperasi normal pasca gempa tersebut. Adapun TBBM yang paling dekat dengan titik gempa Jawa Timur adalah TBBM Camplong di Sampang dan TBBM Tanjung Wangi di Banyuwangi.

Sedangkan sejumlah DPPU di wilayah Jawa Timur dipastikan dalam kondisi aman dan normal pascagempa.

Unit Manager Communication & CSR Jatimbalinus, Rifky Rakhman Yusuf mengatakan Pertamina tetap beroperasi secara normal untuk melaksanakan kegiatan distribusi BBM kepada masyarakat di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

”Setelah gempa terjadi, tim Pertamina cepat merespon untuk melakukan pengecekan sejumlah sarana dan fasilitas yang berada di TBBM dan DPPU. Tidak ada kerusakan dan semuanya berjalan secara normal pada hari ini,” ujar Rifky. (KS-5)

Komentar