HSL 2018 Jaring Bibit Baru eSport di Indonesia

KANALSATU – High School League (HSL) 2018, liga sSports untuk para pelajar SMA di seluruh Indonesia akan digelar untuk pertama kalinya. Saat ini babak kualifikasi akan segera digelar di delapan kota termasuk Surabaya dan Malang.

Presiden HSL, Stevanus mengatakan tujuan utama penyelenggaraan liga eSports antar pelajar SMA di Indonesia ini bertujuan untuk mencetak bibit-bibit baru dunia eSports di masa mendatang yang berasal dari dunia pendidikan nasional. ”Kami menargetkan ada 30 peserta. Saat ini sudah ada 35 sekolah yang mendaftar,” ujar Stevanus di Surabaya, Jumat (21/9/2018).

eSport adalah jenis olahraga yang masih relatif baru di kalangan masyarakat, terutama di kalangan sekolah. Padahal eSports menawarkan banyak peluang dari sisi prestasi dan aktualisasi diri, sportivitas dan pembangunan mental, maupun dari sisi ekonomi karena eSports saat ini telah membangun diri sebagai industri dengan valuasi yang sangat besar.

Pihak sekolah di Jawa Timur bisa mendaftarkan timnya hingga 12 Oktober 2018. Tim-tim SMA Jatim yang nantinya lolos babak kualifikasi selanjutnya akan berkompetisi di turnamen tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta. HSL 2018 akan diadakan setiap Sabtu dan Minggu dan setiap musim kompetisi akan berlangsung selama satu semester.

Hadiah yang disediakan bagi pemenang berupa beasiswa penyediaan kurikulum eSports, biaya subsidi untuk guru pembimbing kegiatan ekstrakurikuler sSports dan dukungan perlengkapan laboratorium eSports sekolah berupa PC untuk gaming dengan total nilai sebesar Rp 1,2 Miliar.

Stevanus mengatakan HSL 2018 akan mempertandingkan DOTA 2 sebagai game utama. DOTA 2 dipilih karena game real time strategy ini dapat mendorong pemain meningkatkan kemampuan kerjasama, kekompakan, pengambilan keputusan, strategi, sportivitas dan disiplin.

Salah satu pendukung HSL 2018, JD ID memandang eSports sebagai olahraga saat ini sudah tidak lagi dipandang sebelah mata. Terutama setelah menjadi cabang olahraga eksibisi Asian Games 2018.

Head of Corporate Communications and Public Affairs JD.ID Teddy Arifianto mengatakan sebagai perusahaan berbasis teknologi, JD.ID memandang eSports sudah menjadi sebuah gerakan positif yang mendorong lahirnya bakat-bakat muda potensial.

”Ini sangat sesuai dengan salah misi kami yaitu Advancing Indonesia sehingga kami mendukung kegiatan HSL 2018 demi mendukung kemajuan generasi masa depan Indonesia yang berprestasi,” ujarnya. (KS-5)  

Komentar