Telur Ayam Ras Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi Jatim Bulan Juli

KANALSATU – Telur ayam ras menjadi penyumbang terbesar inflasi di Jawa Timur selama Bulan Juli 2018. Kenaikan harga telur ayam ras terjadi di hampir seluruh kota pemantauan IHK (Indeks harga Konsumen) di Jawa Timur.

”Hal ini menyebabkan telur ayam ras menjadi penyumbang utama terjadinya inflasi,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono kepada wartawan di Surabaya, Rabu (1/8/2018).

Pada Bulan Juli ini Jatim mengalami inflasi sebesar 0,07 persen. Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok Bahan makanan sebesar 0,35 persen.

Teguh menuturkan, komoditas lain yang menjadi penyebab inflasi Jatim adalah bensin dan cabai rawit. ”Kenaikan harga cabai rawit dirasakan mulai awal Bulan Juli dan ini terjadi di semua kota IHK Jatim. Masih tingginya permintaan telur ayam ras yang tidak diimbangi ketersediaan dari produsen menyebabkan harga di pasaran menjadi naik,” tuturnya.

Kenaikan ini memang di luar kelaziman mengingat masa puasa dan Lebaran yang biasanya mengerek harga sejumlah pangan telah lewat.

Sedangkan untuk bensin, inflasi disebabkan adanya kenaikan harga BBM non subsidi khususnya pertamax Series dan Dex Series per 1 Juli 2018. Harga Pertamax yang sebelumnya Rp 8.900 menjadi 9.500 per liter, Pertamax Turbo menjadi Rp 10.700 per liter dari sebelumnya Rp 10.150 per liter, Pertamina Dex menjadi Rp 10.500 per liter dari sebelumnya Rp 10.100 dan Dexxlite Rp 9.000 per liter dari sebelumnya seharga Rp 8.100 per liter.

Sementara itu, kenaikan harga cabai rawit juga turut mendongkrak inflasi di Bulan Juli. ”Kenaikan harga cabai rawit selain karena belum saatnya panen juga disebabkan oleh faktor cuaca sehingga pasokan di pasaran menjadi berkurang,” jelas Teguh.

Selain komoditas-komoditas pendorong laju inflasi, beberapa komoditas menjadi penghambat terjadinya inflasi di Bulan Juli 2018 ini. Tiga komoditas yang menghambat terjadinya inflasi adalah angkutan udara, bawang merah dan angkutan antar kota.

Setelah mengalami kenaikan harga saat momen Lebaran, harga angkutan udara dan angkutan antar koa kembali ke harga normal. Hal ini membuat kedua komoditas tersebut menjadi komoditas utamam penghambat inflasi di Bulan Juli.

Sedangkan adanya panen raya di beberapa sentra penghasil bang merah menyebabkan harga bang merah di pasar sedikit tertekan sehingga turut menjadi penghambat inflasi Bulan Juli 2018.
(KS-5)

Komentar