Bulog Kucurkan Rp 101,6 Milyar untuk Beli Gula Petani Tebu PTPN X

(kiri-kanan) Ketua DPD APTRI PTPN X Mubin, Direktur Komersil PTPN X Slamet Djumantoro serta Wakil Kepala Perum BULOG Divre Jatim Cecep Panji Nandia saat seremoni Pembayaran Perdana Pembelian Gula Petani PTPN X di Surabaya, Senin (30/7/2018).

KANALSATU – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X terus meningkatkan sinergi BUMN dengan Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Timur. Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerjasama pembelian gula oleh Bulog Divre Jatim pada Rabu (25/7) lalu, hari ini, Senin (30/7/2018) telah diadakan seremoni pembayaran atas pembelian perdana gula petani Perum Bulog di Kantor Pusat PTPN X.

Sebanyak 10,477 ribu ton gula milik petani tebu di PG Gempolkrep Mojokerto telah lunas dibayar dengan harga Rp 9.700 per kilogram dengan total nilai Rp 101,6 miliar. Langkah ini diharapkan mampu menstimulasi pasar sehingga harga gula di pasaran akan bergerak stabil bahkan disaat puncak giling 2018.

 ”Terima kasih kepada Perum BULOG atas sikap responsive dalam pembayaran gula petani. Ini merupakan bentuk komitmen sinergi BUMN antara Holding Perkebunan Nusantara, PTPN X, dan Perum BULOG dalam mengemban amanah dari Kementerian BUMN untuk penyerapan gula petani,” terang Direktur Komersil PTPN X Slamet Djumantoro.

Sebelumnya, telah dilakukan diskusi dan sosialisasi antara APTRI, PTPN X dan Perum BULOG terkait kebijakan dari Kementerian BUMN tersebut. Perum BULOG sepakat akan membeli gula petani sejumlah 600.000 ton denganhargaRp 9.700 per kilogramnya. Pembayaran senilai Rp 101,6 M ini merupakan tahap  pertama dan akan dilanjutkan beberapa tahapan pembayaran kedepannya.

”Acara hari ini dapat membuktikan bahwa penjualan gula petani tidak lagi menjadi permasalahan. Sehingga harapan kami kedepannya adalah petani tebu dapat lebih fokus dalam pengelolaan lahan sehingga angka rendemen dan produktivitas dapat meningkat setiap periode,”  ujar Slamet lebih lanjut.

Sementara itu, Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jatim Cecep Panji Nandia mengatakan bahwa untuk wilayah Jatim, Bulog telah bersepakat akan melakukan pembelian sebanyak 71 ribu ton gula milik petani di  lingkungan PTPN X, PTPN XI dan RNI. Untuk merealisasikannya, Bulog Divre Jatim telah mengalokasikan dana sekitar Rp 685 miliar.

”Saat ini sudah terealisasi 10 ribu ton gula petani di PG Gempolkrep Mojokerto. Pembelian akan terus dilakukan secara bertahap dengan PG lainnya,” pungkas Cecep


Bentuk lain atas komitmen PTPN X dalam sinergi ini adalah dengan berfokus menjaga kualitas dari gula Kristal putih yang dihasilkan. Hal tersebut terbukti dari angka-angka produksi yang kian meningkat di musim giling 2018 ini. Berdasarkan data per 28 Juli 2018, rendemen sudah berada pada angka 7,93 persen dengan total produksi gula sebesar 147.955 ton.

Selain itu, PTPN X juga menggandeng tim survey independen yaitu PT Sucofindo untuk menganalisa kualitas gula produksinya. Berdasarkan hasil survey tersebut, gula produksi PTPN X dinyatakan memenuhi SNI sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat.

 Hasil survey dari PT Sucofindo telah diserahkan secara simbolis kepada Perum BULOG Divre Jatim pada acara Pembelian Gula Petani pada Rabu (25/7) yang lalu. Dengan begitu, Perum BULOG tidak akan mengalami kesulitan dalam hal penjualan gula ke pasar.

(KS-5)

Komentar