PTPN X Gandeng Petrokimia Gresik Salurkan 278 Ton Pupuk Non Subsidi

(kiri-kanan) Ketua APTRI PTPN X, H. Mubin, Direktur Pemasaran PT Petrokimia Gresik Meinu Sadariyo, dan Direktur Operasional PTPN X Mustaqim saat penyaluran perdana pupuk non subsidi di Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Mojokerto, Sabtu (14/7/2018).

KANALSATU - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X bersama PT Petrokimia Gresik (PG) merealisasikan penyaluran pupuk non subsidi sebesar 278 ton senilai Rp 1,2 Miliar. Secara terperinci terdiri dari 163 ton pupuk A dan 115 ton pupuk NPK Kebomas 15-15-15.  

Sejumlah 20 ton pupuk non-subsidi yang terdiri dari 10 ton pupuk NPK dan 10 ton pupuk ZA disalurkan secara langsung oleh Direktur Pemasaran PT Petrokimia Gresik Meinu Sadariyo, dan Direktur Operasional PTPN X Mustaqim kepada Ketua APTRI H. Mubin yang mewakili para petani binaan PTPN X di Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Mojokerto, Sabtu (14/7/2018). Adapun penandatanganan Perjanjian Kerjasama telah dilakukan Jumat (13/7) oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Nugroho Christijanto dan Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo.

Kerjasama penyaluran pupuk non-subsidi ini merupakan wujud Sinergi BUMN antara Holding Perkebunan Nusantara yang dalam hal ini diwakili PTPN X dengan Pupuk Indonesia Holding Company yang diwakili PT Petrokimia Gresik. Tak ketinggalan, Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan Bank Jatim pun turut andil dalam kelancaran penyediaan pupuk non-subsidi ini.

”Petani adalah mitra kerja PTPN X. Sehingga kebutuhan petani seperti pupuk akan kami upayakan dapat terpenuhi secara maksimal, baik jumlah maupun ketepatan waktu. Adanya penyaluran pupuk non-subsidi ini diharapkan mampu membantu petani dalam pengelolaan on farm,” kata Mustaqim.

Pupuk merupakan hal yang sangat vital bagi produktivitas tanaman. Jumlah dan ketepatan waktu sangat berpengaruh bagi produktivitas tanaman tebu. Penyaluran pupuk ini dianggap tepat karena para petani tebu rakyat sedang memasuki Musim Tanam Tahun 2018/2019.

Penyaluran pupuk non-subsidi ini akan dilakukan secara bertahap kepada petani tebu binaan PTPN X. Penggunaan pupuk yang tepat nantinya akan meningkatkan kualitas pengelolaan on farm, yang berujung pada pasok Bahan Baku Tebu (BBT) yang Manis, Bersih, dan Segar (MBS).

Meinu Sadariyo menambahkan, bahwa pupuk non-subsidi ZA dan NPK Kebomas akan dimanfaatkan oleh petani tebu di bawah naungan sejumlah PG milik PTPN X. ”Bagi Petrokimia Gresik ini merupakan peluang untuk memperluas dan memperkuat produk non-subsidi di pasar domestik. Sedangkan bagi PTPN X tentunya akan mendapatkan pupuk berkualitas, kontinuitas pasokan dan tentunya harga yang kompetitif dari Petrokimia Gresik,” tutur Meinu.
 
Selain penyaluran pupuk non-subsidi, upaya PTPN X untuk meningkatkan engagement dengan petani adalah dengan melakukan berbagai pelatihan kepada petani. Contohnya adalah pelatihan petani tebu generasi milenial yang dilakukan pada awal Mei dan Juni 2018 lalu. PTPN X juga memberikan bantuan bibit dan normalisasi irigasi kepada petani. Selain itu, PTPN X juga bertindak sebagai avalis untuk penyaluran kredit petani, yaitu KUR dan KKPA.
(KS-5)

Komentar