Menko PMK : “Kalau Terencana, Semua lebih Mudah”

   KANALSATU – Mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan melahirkan generasi muda bangsa yang berkualitas dimulai dari perencanaan keluarga yang baik. Menurut Menko PMK, Puan Maharani program Keluarga Berencana sudah ada sejak tahun 1968 hingga tahun 2018 sekarang ini yang artinya sudah 50 tahun. Namun, masih saja ada yang belum paham arti pentingnya Keluarga Berencana itu.

“Sampai saat ini masih saja ada yang belum tahu dan paham tentang Keluarga Berencana yang dalam benak pikirannya itu KB adalah alat kontrasepsi. (Padahal) keluarga berencana itu adalah keluarga yang punya rencana untuk masa depan anggota keluarga,” Papar Menko PMK pada acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional XXV di kawasan Megamas, Manado (07/07).

Menko PMK, Puan menambahkan setiap keluarga harus memiliki harapan kepada putra/putrinya agar ke depan bisa hidup dengan baik, dan mampu menjalankan fungsi-fungsi dengan baik. Demi terwujudnya harapan tersebut maka delapan fungsi keluarga harus diterapkan.

“Bila benar-benar kita hayati, kita lakukan dengan penuh rasa cinta kepada TuhanYME dan kepada keluarga yang kita cintai, semua itu tidak ada yang sulit,” tegasnya.

Puan juga mengapresiasi keberhasilan program KB di tanah air yang ditandai dengan banyaknya kampung kumuh yang kini sudah menjadi kampung bersih, kampung kreatif, kampung sejahtera, kampung berencana dan kampung KB.

“Saya berharap dalam acara peringatan Harganas nantinya dapat berlangsung akrab seperti ini karena dengan suasana seperti ini, rasa kita sebagai satu keluarga besar Indonesia dapat semakin terasa,” pungkasnya. (*/KS11)

 

Komentar