Hitung Cepat Berbagai Lembaga Unggulkan Khofifah-Emil

KANALSATU - Berbagai lembaga atau institusi yang menyelenggarakan hitung cepat untuk hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018 mengunggulkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak atas pesaingnya Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Seperti hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak memenangi kontestasi Pilkada Jatim 2018.

”Perbedaan persentase perolehan suara antara Khofifah-Emil dengan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno hanya enam persen, maka dipastikan Khofifah-Emil menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim berdasarkan hitung cepat LSI Denny JA,” kata peneliti LSI Denny JA, Mohammad Khotib seperti dikutip dari Antara, Rabu (27/6/2018).

Berdasarkan persentase data sementara yang masuk pada Rabu, pukul 16.05 WIB, Khofifah-Emil memperoleh 54,14 persen suara atau unggul dari lawannya, yakni Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno yang memperoleh 45,86 persen suara.

Khotib mengatakan dilihat perkembangan data, hasil perolehan suara tersebut tidak akan mengubah posisi meskipun data yang masuk masih 96 persen.

Namun, dia menegaskan bahwa pemenang Pilkada Jatim merujuk sesuai hasil penghitungan atau rekapitulasi KPU setempat.

Berdasarkan data hitung cepat LSI Denny JA hingga pukul 16.06 WIB, data yang masuk dalam Pilkada Jatim sebesar 96,50 persen, dengan tingkat partisipasi pemilih atau Voter Turn Out (VTO) sebanyak 65,03 persen, dengan margin of error sebesar 1 persen.

Tetapi, untuk per TPS, masing-masing cagub unggul di TPS di mana ia menggunakan hak pilihnya (mencoblos). Seperti Khofifah Indar Parawansa menang dalam penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) 016, Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, yang tak lain adalah kampungnya sendiri. TPS 016 berlokasi di Sekolah Dasar Negeri Margorejo VI Surabaya, yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumah mantan Menteri Sosial itu di Jalan Jemursari VIII Surabaya.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS setempat Muhammad Mabrur, kepada wartawan usai melakukan penghitungan suara, Rabu sore, mengumumkan Khofifah yang di Pilkada Jatim 2018 berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak memperoleh sebanyak 413 suara.

Sedangkan pasangan calon lawannya, Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno, di TPS tersebut memperoleh 56 suara.

Begitu juga, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno menang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 yang berlokasi di dekat kediamannya, kawasan Gayungan Surabaya.

”Hasilnya, suara Gus Ipul-Puti meraih 272 suara dan Khofifah-Emil Dardak 176 suara, sedangkan lima suara tidak sah,” kata Ketua KPPS TPS 03 Kecamatan Gayungan Vina Arditasari usai penghitungan.

Total surat suara sah di TPS yang jaraknya sekitar 300 meter dari rumah pribadi Gus Ipul tersebut sebanyak 484 suara. Dengan demikian, total surat suara yang terpakai sebanyak 453 suara.

Ia menyebutkan sebanyak 578 surat suara. Dari jumlah itu, yang digunakan sebanyak 453 surat suara sehingga surat suara yang tidak terpakai sebanyak 125 surat suara.

Pasangan nomor 1 merupakan calon dari koalisi Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Hanura, dan NasDem, sedangkan pasangan nomor 2 adalah calon dari gabungan PKB, PDI Perjuangan, PKS, dan Gerindra.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur Muhammad Amin mengatakan, berdasarkan pengawasan dan pemantauan anggotanya di lapangan, tidak ada laporan yang menyatakan adanya kegagalan proses demokrasi di Jatim.

”Juga tidak ada laporan adanya satu orang pun yang ditolak atau dihalang-halangi saat akan menyalurkan hak pilihnya,” ujar Amin. (ANT/KS-7)

Komentar