PT NOD Pantau Penyelenggara Nonbar

KANALSATU –  PT Nonton Olahraga Dunia (NOD), area Jawa Timur sebagai pemegang hak pengawasan terhadap pagelaran Nonton Bareng (Nonbar) di tempat komersial. Hal itu disampaikan Baso Juherman SP, SH, selaku Executif Agent, di Surabaya, Minggu (10/6/2018) petang.   

 “Jadi tidak ada pihak lain yang mempunyai hak untuk (namun tidak terbatas pada) sosialisasi, pemasaran dan pengawasan izin siaran FIFA World Cup Russia 2018 secara komersial (namun tidak terbatas pada) di antaranya tempat-tempat komersial, yaitu seperti di hotel, mall, gedung pertemuan, restauran, cafe dan atau tempat- tempat komersial yang dimana penyelenggaraan akan mendapatkan keuntungan secara komersial dengan adanya siaran FIFA World Cup Russia 2018,” jelas Baso Juherman.

Hal itu, berdasarkan License Aggrement yang telah ditanda tanggani oleh PT Futbol Momentum Asia (FMA) dan FIFA, PT Pestabola Indonesia sebagai koordinator tunggal aktifitas nonton bareng dan mempunyai hak eksklusif di wilayah Republik Indonesia.

Disampaikan Baso, sesuai dengan hak yang dimiliki tersebut, maka PT Pestabola Indonesia akan melakukan sosialisasi, pemasaran, dan pengawasan izin kerjasama serta menindak lanjuti pelanggaran-pelanggaran hak siar dari PT  Pestabola Indonesia.

“Untuk pengawasan diwilayah Jawa Timur, pihak PT Pestabola Indonesia menunjuk PT Nonton Olahraga Dunia (NOD) yang menjadi partner untuk melakukan sosialisasi, pemasaran dan pengawasan terhadap izin kerjasama serta menindak lanjuti pelanggaran-pelanggaran hak siar dari PT Pesta Bola Indonesia di wilayah Jawa Timur,” jelasnya.

Atas dasar surat penunjukan tersebut, Baso mengimbau kepada seluruh venue, outlet yang bersifat komersial, baik itu hotel, mall, gedung pertemuan, restoran atau cafe dan sebagainya yang menyelenggarakan acara nonton bareng baik secara langsung maupun tidak langsung agar mengurus license hak siar kepada PT NOD perwakilan Jawa Timur.

“Kita sudah bekerja sama dengan pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk melakukan penertiban venue yang melakukan pelanggaraan hak siar area publik FIFA World Cup Russia 2018 wilayah Jawa Timur”, pungkasnya (ks-6)

Komentar