PG Gempolkrep Gelontorkan Rp 179 Miliar untuk Kredit Petani

KANALSATU – Pabrik Gula Gempolkrep PT Perkebunan Nusantara (PTPN X) pada tahun 2018 akan mengucurkan dana sinergi BUMN sebesar Rp 179 Miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi petani tebu rakyat di wilayah pabrik.

Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, sebagai perwujudan dari BUMN Hadir Untuk Negeri, PTPN X tak hanya berfokus pada pengelolaan on farm saja, namun juga senantiasa meningkatkan pelayanan kepada petani di semua pabrik gulanya.

”Termasuk di PG Gempolkrep. Pelayanan kepada petani yang telah dilakukan yaitu PTPN X sebagai avalis kredit kepada petani, pemberian bantuan bibit dan pupuk organik, bantuan kawalan budidaya, hingga bantuan perbaikan saluran irigasi. Tahun 2018 ini, PG Gempolkrep akan menggelontorkan dana sinergi BUMN sebesar Rp 179 Miliar untuk bantuan kredit kepada petani,” ujar Dwi saat peresmian awal giling PG Gempolkrep di Mojokerto, Senin (14/5/2018).

Dikatakan Dwi, di bidang on farm, PTPN X sejak tahun 2011 telah melaksanakan mekanisasi. “Mekanisasi PTPN X terus dikembangkan penggunaannya guna meningkatkan produktivitas tebu. Secara tidak langsung, mekanisasi juga memberikan dampak bagi kesejahteraan petani tebu,” terang Dwi.

Saat ini, alat mekanisasi yang ada di PG Gempolkrep adalah chopped harvester dengan kapasitas 100 ton per hari dan grab loader dengan kapasitas 80 ton per hari. Kedua alat ini membuat proses tebang, muat, dan angkut tebu menjadi lebih efektif dan efisien.

Pada kesempatan tersebut, Menteri BUMN Rini Sumarno meninjau kesiapan giling sekaligus meresmikan awal produksi PG Gempolkrep. Rini juga melihat secara langsung mekanisasi tebangan dan normalisasi saluran yang sudah dilakukan di PG Gempolkrep.

Pada musim giling 2018 ini, PG Gempolkrep menargetkan memproduksi 87.503 ton Gula Kristal Putih dengan tebu digiling sebanyak 1.082.200 ton. Target ini meningkat sebesar 23 persen dibanding realisasi 2017.

Di tahun ini pula, pabrik gula pertama yang terintegrasi dengan industri bioetanol (PT Energi Agro Nusantara) ini akan meningkatkan kapasitas gilingnya yang semula 6.500 Ton Cane per Day (TCD) menjadi 7.200 TCD.
(KS-5)

Komentar