Ekspor Indonesia ke AS Terancam Aturan Baru Trump

KANALSATU - Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya mempertimbangkan untuk mencabut preferensi impor bagi India, Indonesia dan Kazakhstan atas kekhawatiran tentang hambatan perdagangan dan hak pekerja.

Ekspor dari ketiga negara dapat kehilangan akses bebas bea ke pasar Amerika Serikat jika Perwakilan Perdagangan AS memutuskan ketiganya melanggar ketentuan Sistem Preferensi Umum (Generalized System of Preferences/GSP).

”GSP menyediakan instrumen penting untuk membantu menegakkan prinsip-prinsip utama perdagangan bebas dan adil Pemerintah Trump di seluruh dunia,” kata deputi Perwakilan Perdagangan AS Jeffrey Gerrish dalam sebuah pernyataan, Kamis (11/4/2018) waktu setempat.

”Kami berharap bahwa India, Indonesia dan Kazakhstan akan bekerja bersama kami untuk mengatasi kekhawatiran yang menyebabkan tinjauan baru ini,” ujarnya.

Presiden Donald Trump menjadikan perdagangan sebagai prioritas dalam masa jabatan kepresidenannya. Dia mengguncang pasar dan mengecewakan sesama anggota Partai Republik dengan mengancam akan memberlakukan tarif besar dan membatalkan kesepakatan perdagangan yang menurutnya merugikan pekerja dan industri AS.

Namun, dia belum melaksanakan ancaman terkerasnya.

Perwakilan Perdagangan AS (US Trade Representative/USTR) mengatakan pihaknya mencemaskan tentang hambatan perdagangan di India dan Indonesia yang menimbulkan efek negatif yang signifikan pada perdagangan AS sehingga melanggar kriteria untuk kelayakan mendapatkan GSP.

Selain itu, industri produk susu dan peralatan medis AS mengeluhkan bahwa India memblokir ekspor mereka, kata USTR dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, AFL-CIO, federasi serikat buruh terbesar AS, menuduh pihak berwenang di Kazakhstan tidak memberikan pekerja hak untuk berserikat dan mengintimidasi organisasi buruh. (AFP/ANT/KS-5)

Komentar