Kembangkan Perbankan Syariah, OJK Regional 4 Tingkatkan Kompetensi DPS

KANALSATU – Perbankan syariah di Jawa Timur menunjukkan perkembangan positif. Untuk mendukung hal tersebut, Dewan Pengawas Syariah (DPS) memegang peranan penting.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Heru Cahyono menuturkan, pangsa aset perbankan syariah di Jawa Timur sejak bulan Desember tahun 2017 telah berhasil menembus angka 5 persen dan pada posisi Februari 2018 telah mencapai 5,15 persen.

Jumlah pembiayaan dan DPK yang dikelola oleh perbankan syariah di Jawa Timur juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pembiayaan yang disalurkan pada posisi Februari 2018 meningkat 14,91 persen (yoy) dengan pangsa terhadap kredit perbankan di Jawa Timur 5,81 persen.

Sementara itu, DPK meningkat 24,01 persen (yoy) dengan pangsa terhadap DPK perbankan di Jawa Timur 5,20 persen.

Heru menekankan bahwa kompetensi yang memadai merupakan hal utama yang harus dimiliki oleh setiap DPS Perbankan Syariah. ”Kompetensi tersebut bukan hanya sebatas pada bidang fiqih dan hukum Islam, namun juga harus mencakup bidang ekonomi dan keuangan syariah serta operasional perbankan syariah. Perlu adanya suatu standar yang dapat digunakan untuk menilai kecukupan kompetensi seluruh DPS perbankan syariah, yang antara lain dapat dilakukan melalui proses sertifikasi,” ujarnya pada Workshop Sertifikasi dan Capacity Building di Surabaya, Kamis (12/4/2018).

Ia menambahkan, OJK sangat mendukung berbagai upaya yang telah dilakukan oleh DSN MUI selama tahun 2017 dalam rangka menyiapkan DPS lembaga keuangan syariah yang kompeten dan professional melalui beberapa langkah. Pertama yaitu Menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang Pengawas Syariah yang telah disahkan oleh Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Membentuk DSN MUI Institute yang berfungsi sebagai pusat pendidikan, pelatihan, sosialisasi dan literasi fatwa serta Up-grading bagi calon DPS dan atau DPS eksisting di Lembaga Keuangan Syariah. Dan yang terakhir Membuka perwakilan DSN MUI di wilayah Jawa Timur, Jawa Tegah dan Nusa Tenggara Barat.

Perwakilan DSN MUI Provinsi Jawa Timur serta Direktur DSN MUI Institute hadir dalam kegiatan tersebut memberikan sosialisasi serta mengisi workshop sertifikasi yang informasi dan pengetahuannya sangat dibutuhkan oleh DPS eksisting dalam rangka memenuhi persyaratan sertifikasi.

Selain itu nara sumber dari DPBS OJK, Bank Mega Syariah dan Karim Consulting hadir untuk melengkapi pengetahuan DPS mengenai arah kebijakan, tantangan dan peluang pengembangan perbankan syariah ke depan serta peran strategis DPS dalam mendukung pengembangan perbankan syariah tersebut.
(KS-5)

Komentar