Nonton Orkestra Jepang Di Surabaya, Tiketnya Baju Bekas Layak Pakai

Worldship Orchestra - Saat Latihan Mengkolaborasikan Musik Orkestra dg Angklung dan Kolintang di Nation Star Academy Surabaya - Sabtu 10 Maret 2018 - kanalsatu

KANALSATU.COM - Worldship Orchestra Jepang kembali gelar konser amal musik orkestra di Surabaya. Konser amal kali ini mengambil tema ‘Folk’ digelar di Gadung Kesenian Cak Durasim Surabaya.

Kunjungan Worldship Orchestra Jepang ke Surabaya yang ke 5 kalinya ini lebih menitik beratkan pada konser amal dan aransmen musik orkestra mereka yang mengkolaborasikan musik orkestra dengan alat musik tradisonal khas Inodnesia Angklung dan Kolintang.

Kepada Kanalsatu, Noguchi Akihide, kapten tim Worldship Orchestra Jepang yang sekaligus juga pemain Clarinet Worldship Orchestra mengatakan Worldship Orchestra Jepang merupakan sebuah Non Profit Organisation (NPO) yang memiliki misi mengajarkan musik kepada anak-anak di Asia agar mereka terhindar dari Narkoba dan Human trafiking.

Bekerjasama dengan National Star Academy (NSA), Worldship Orchestra akan belajar sekaligus  unjuk kebolehan dalam memainkan alat musik Angklung dan Kolintang. Orkestra mereka yang bertajuk konser amal akan digelar Rabu ( 14/03/2018) di Gedung Pertunjukan Cak Durasi Surabaya.

Setiawan Nanang, selaku Lokal Koordinator Worldship Orchestra yang sekaligus juga Marketing Communication Manager Hotel HARRIS-POP Gubeng Surabaya kepada awak media mengatakan Worldship Orchestra hadir di Surabaya dalam rangka Asia Spring Tour. Saat ini mereka sedang memasuki libur panjang liburan musim semi sekitar 2 bulan.

“Untuk kedatangan di bulan Maret ini, dalam rangka Asia Spring Tour, dimana mereka saat musim semi di Jepang, libur hampir 2 bulan. Mereka memanfaatkan dengan mengadakan Tour Musical Journey 5 dengan tema Folk, yang lebih memasyarakat. Mereka tertarik dan tertantang untuk bisa memainkan alat musik tradisional Indonesia di saat Konser Amal nanti. Karena mereka mempunyai jiwa musik tinggi”, kata Iwan, panggilan akran Setiawan Nanang (10/03/2018).

“Kebetulan NSA yang mempunyai peralatan musik tradisional lumayan lengkap, dan dengan senang hati memberikan waktu, tempat serta mau mengajarkan kepada mereka tentang cara memainkan alat musik tradisional tersebut”, imbuh Iwan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kunjungan Worldship Orchestra ke Surabaya diadakan dalam rangka menyampaikan misi pendidikan musik klasik kepada anak-anak di Asia melalui konser orkestra. Kegiatan ini merupakan serangkaian agenda dari projek tur tahunan mereka yang bertema Asia Spring Tour 2018.

Selain Indonesia, Worldship Orchestra juga mengunjungi 3 negara di Asia Tenggara lainya yakni Thailand, Kamboja, dan Fhilipina. Projek tur tahunan ini berlangung sejak tahun 2015. Di Indonesia menjadi destinasi baru bagi projek kunjungan mereka pada Maret 2018.

Setiap tahunnya mereka ada 2 projek kunjungan, yakni Asia Spring Tour yang diadakan pada awal Februari hingga akhir Maret, dan Asia Summer Tour yang di adakan awal Agustus hingga akhir September.

Selama 6 hari kunjungan di Surabaya, mereka menginap di Hotel HARRIS-POP Gubeng Surabaya yang sekaligus sebagai Official Hotel. Worldship Orchestra Jepang membuet agenda kunjungan ke sekolah di Surabaya, diantaranya SMPN 8 Surabaya dan SMP YPPI Sutorejo. Kunjungan mereka tersebut merupakan salah satu bentuk perwujudan projek tur mereka untuk menghibur dan berbagi ilmu musik orkestra kepada pelajar di Surabaya.

“Tujuan kedatangan kami adalah untuk memasyarakatkan musik klasik kepada semua kalangan terutama anak-anak di kawasan Asia. Kami ingin mereka bisa memiliki pengalaman menikmati musik klasik di usia dini, itu akan menjadi hal yang berkesan bagi mereka di masa depan nanti. Serta agar mereka mempunyai kegiatan dan kesibukan setelah pulang sekolah, sehingga mereka tidak terjerumus ke dalam kegiatan negatif seperti Narkoba, minuman keras, mengemis, mencuri, atau human traficking”, Kata Noguchi Akihide, kapten tim Worldship Orchestra Jepang.

Tur Worldship Orchestra kali ini ditutup dengan penampilan konser kolaborasi mereka dengan siswa-siswi NSA, Amadeus Orchestra, dan Tiwul Bras Wood Wind dari UNESA yang akan digelar di Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya Rabu (14/03/2018).

Konser kolaborasi kali ini merupakan sebuah konser amal yang unik. Tiket dibeli secara online dan gratis, namun pihak panitia membuka kesempatan bagi penonton untuk berdonasi baik uang maupun pakaian bekas layak pakai.

Tim Worldship Orchestra Jepang 43 orang, dua diantaranya adalah pelajar setingkat SMA lainya mayoritas mahasiswa-mahasiswi.

Iwan mengatakan, mereka adalah charity, datang ke Inodnesia dengan biaya sendiri-sendiri. Dana yang terkumpul dari konser amal akan diserahkan ke Sanggal Alang-Alang surabaya dan ke Kampung Anak Negeri UPTD Dinas Sosial Kota Surabaya.(ks10)

Komentar