POSSI : Tak Ikut Kejurda akan Disanksi

mierza muttaqin, dalam rakerda possi jatim 2018

KANALSATU - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim, mengeluarkan peraturan baru, yakni apabila pengkab/pengkot tidak mengikuti kejurda akan disanksi.

Peraturan tersebut masih dalam teguran, belum masuk pasal AD/ART POSSI Jatim. Hal itu disampaikan Ketua Umum POSSI Jatim, Mierza Muttaqin, dalam Rakerda, di Surabaya, Sabtu (27/1/2018).

Mierza menjelaskan dalam meningkatkan prestasi atlet dan mencari bibit atlet muda, diharapkan bisa menggelar kejurda. Baik yang digelar oleh pengprov maupun pengkab/pengkot. Seluruh  pengkab/pengkot POSSI diwajibkan melaporkan ke Pengprov POSSI Jatim, dalam melaksanakan kelender kegiatan. 

“Pengprov akan menunjuk wakil untuk menghadirinya dan memverifikasi kepengurusan POSSI kota dan kabupaten,” kata Mierza.

Selain pembahasan organisasi, Mierza juga menjelaskan tentang gelaran event/kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pengprov maupun PB POSSI.  Kejuaraan tersebut, Kejurda Finswimming nomor kolam, pada 31 Maret - 01 April, di Surabaya.

Kejurda OBA (Grand Prix 1), pada 21 - 22 April, di Pantai Pasir Putih, Situbondo. Kejurda OBA dan Finswimming Laut  (Grand Prix 2), pada 9 - 12 Agustus dan Kejurnas FS Antar Kota & Kabupaten  Situbondo. Piala Gubernur Jatim V, pada 9 - 11 Nopember, di Surabaya. Kejurda OBA (Grand Prix 3), pada 22 - 23 Desember, di Pantai Pasir Putih, Situbondo. (ks-6)

Komentar