800 Orang luka pada Black Nazarene 2018

KANALSATU - Satu orang meninggal dan lebih dari 800 orang luka-luka di ibu kota Filipina, ketika jutaan orang turut serta dalam prosesi keagamaan yang menampilkan patung Yesus yang berwarna gelap, ungkap pejabat pada Rabu (09/01).

Festival tahunan Black Nazarene, salah satu dari festival Katolik terbesar di dunia, menarik perhatian 3,5 juta pemuja pada Selasa, yang disebut polisi sebagai acara yang “secara umum damai” meski massa berdesak-desakan untuk menyentuh ikon tersebut.

Namun, seorang mantan petugas penjara meninggal akibat serangan jantung setelah ikut serta saat berebut menaiki kereta yang membawa patung Black Nazarene yang berusia ratusan tahun pada Selasa pagi, ujar pejabat kota dan kepolisian.

Warga Filipina yang mayoritas beragama Katolik mempertaruhkan nyawa mereka untuk bisa mencium atau menyentuh ikon tersebut dengan handuk, meyakini bahwa Black Nazarene memiliki kekuatan ajaib. Pada 2016, peristiwa yang sama menelan korban dua orang meninggal saat proses keagamaan tersebut.

Lebih dari 800 orang luka-luka pada prosesi tahun ini, termasuk satu orang yang diduga menderita cedera leher dan tulang belakang, menurut Palang Merah Filipina.
Prosesi tersebut dimulai sebelum fajar pada Selasa dan berakhir setelah tengah malam, sekitar 22 jam berikutnya.(AFP/Antara/ks)

Komentar