Target pendapatan pajak Kanwil DJP Jatim I terealisasi 88,39 persen

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim I, Ardhie Permadi

KANALSATU – Hingga 31 Desember 2017 realisasi pendapatan pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur (Kanwil DJP Jatim) I tercapai 88,39 persen dari target. Dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya, realisasi pada 2017 meningkat 19,11 persen.

”Target kami sampai akhir tahun mencapai nilai Rp 41,904 triliun. Realisasinya mencapai Rp 37,038 triliun atau 88,39 persen dari target,” ujar Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim I, Ardhie Permadi, Rabu (3/1/2018) di Surabaya. Sementara tahun 2016 lalu, realisasi penerimaan pajak di Kanwil DJP Jatim I mencapai Rp 30,578 triliun.

Ardhie menyebutkan, pendapatan pajak yang diperoleh Kanwil DJP Jatim I utamanya berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPNBM) yang mencapai Rp 19,855 triliun. ”Jumlah itu melebihi target. Di PPN dan PPNBM target kami hanya Rp 16,628 triliun. Jadi realisasi ini mengalami peningkatan yang mencapai 119,41 persen, melebihi target,” jelas Ardhie.

Sementara dari sektor Pajak Penghasilan (PP) hanya tercapai 67,81 persen. Dari target yang mencapai Rp 25,086 triliun, hanya terealisasi Rp 17,011 triliun. Sedangkan pajak lainnya, dari target Rp 189 miliar, realisasinya mencapai 91,01 persen dengan nilai Rp 172 miliar.

Bila masing-masing sektor dibandingkan dengan realisasi tahun 2016, seluruhnya mengalami kenaikan. PPN dan PPNBM mencapai 24,56 persen. Dari tahun 2016 yang hanya Rp 15,950 triliun menjadi Rp 19,855 triliun.

Begitu juga di sektor PP, tumbuh 13,23 persen. Dari nilai Rp 14,469 triliun di tahun 2016, jadi Rp 17,011 triliun di tahun 2017. Sedangkan pajak lainnya, tercatat mengalami pertumbuhan 7,39 persen dari nilai Rp 157 miliar di tahun 2016 tercapai Rp 172 miliar di tahun 2017. (KS-5)

Komentar