Asupan sehat saat hamil cegah kematian bayi

Nutrition and Special Food Division Medical Marketing Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Etyk Hartuti, Dokter Spesialias Kebidanan dan kandungan Ekarini Aryasatiani dan Pemerhati gizi ibu dan anak Sandra Fikawati di Surabaya, Sabtu (30/9/2017).

KANALSATU – Asupan gizi ibu jamil ikut menentukan asupan gizi yang diperoleh bayi dalam kandungan. Karena itu ibu yang sedang hamil harus sehat dan cukup gii untuk memastikan tumbuh kembang janin berjalan optimal.

Perlu disadari oleh calon ibu, gizi 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) dimulai sejak awal kehamilan. Data Riskesdas 2013 menunjukkan, satu dari dua ibu hamil tidak tercukupi gizinya. Padahal, gizi selama kehamilan menjadi salah satu faktor penting untuk kualitas fisik dan kecerdasan anak di masa depan.

Kurangnya gizi pada masa kehamilan dapat menyebabkan resiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). ”BLBR mencerminkan hasil perkembangan janin dan kecukupan gizi janin selama dalam kandungan. Bayi dikatakan BLBR jika berat lahirnya kurang 2.500 gram,” kata dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Ekarini Aryasatiani di Surabaya saat edukasi kepada bidan dan ahli gizi yang diselenggarakan SUN Ibu, Sabtu (30/9/2017).

Merujuk Riskesdas 2013, persentase balita usia 0-59 bulan dengan BBLR mencapai 10,2 persen. Dampak BBLR membuat organ tubuh bati dan fungsinya kurang sempurna, pertumbuhan lamban, kemampuan kecerdasan kurang serta potensi bayi mengalami gangguan mental, fisik dan kesehatan.

”BBLR tidak hanya memengaruhi kondisi bayi saat dilahirkan tetapi juga kesehatan bahkan kelangsungan hidupnya di masa depan,” ujarnya.

Selain resiko BBLR, tidak terpenuhinya kebutuhan gizi selama kehamilan juga menjadi salah satu penyebab kematian bayi.

Ahli gizi Ibu dan Anak, Sandra Fikawati menambahkan, kecukupan energy dan zat besi yang baik selama kehamilan dapat bantu mencegah BBLR. Ibu hamil membutuhkan asupan zat gizi makro dan mikro. Zat gizi makro seperti energy dan protein berperan penting dalam proses metabolism tubuh serta pembentukan plasenta dan organ janin. Sedangkan zat gizi mikro terutama zat besi, asam folat, asam lemak Omega 6 dan 3, DHA, kalsium, vitamin dan serat menjamin kehamilan yang sehat dan optimal.

Sementara itu, Nutrition and Special Food Division Medical Marketing Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur, Etyk Hartuti mengatakan SUN yang selama ini dikenal sebagai produk makanan bayi bermutu, kini hadir lebih awal dalam pemenuhan gizi 1000 HPK dengan memperkenalkan SUN Ibu. ”Ini adalah susu ibu jamil dengan formulasi yang diperbarui untuk menunjang kesehatan optimal ibu dan janin,” tutur Erna.

SUN Ibu diformulasikan sedemikian rupa sehingga menghasilkan rasa susu yang enak dan tidak enek. Dengan demikian ibu hamil yang kerap merasakan mual, muntal dan mudah kenyang tetap bisa memenuhi asupan gizi penting bagi janinnya.
(KS-5)

 

Komentar