PSBK gulung Persema 1953 (3 - 0)

Dua tim Blitar melaju final Liga 3 dan U 17

PSBK Kota Blitar

KANALSATU - Gelaran Liga 3 Kopi Kapal Api, dan U 17 Kopi ABC  Asprov PSSI Jatim, mutlak milik Blitar. Betapa tidak, dua tim sekota dipastikan sama – sama masuk final.

Blitar Uinted di Liga 3, di final akan melawan tim yang menang antara Persibo Bojonegoro berhadapan dengan Persekabpas Pasuruan, Rabu (27/9) besok pukul 15.00 wib.

Sementara, tim Blitar lainnya PSBK Kota Blitar U17, akan bertemu di final menunggu kemenangan tim yang berhadapan antara PSSS Situbondo dengan Persid Jember, Rabu (27/9) malam, pukul 18.30 wib.

Pertandingan sore itu, Liga U 17 PSBK Blitar yang tampil perkasa menang telak 3-0 di laga semifinal menghadapi Persema 1953 Malang.

Kemenangan PSBK  sudah tampak sejak awal laga. Betapa tidak, hanya butuh waktu dua menit bagi PSBK untuk mencetak gol ke gawang Persema 1953. R.A. Kunto adalah pemain PSBK yang mencatatkan nama di papan skor. PSBK unggul 1-0 atas Persema 1953.

Tak puas hanya dengan satu gol, PSBK terus tampil agresif. Bermain cepat dan mengandalkan kemampuan para pemainnya yang di atas rata-rata, PSBK tak memberikan kesempatan bagi Persema 1953 untuk mengembangkan permainan.

Menekan terus, PSBK nyaris menggandakan keunggulan. Sayang, dua kali peluang emas yang mereka dapat dari kaki Ardhan dan Arif Rahman gagal berbuah gol. Sepakan mereka masih melenceng di samping gawang Persema yang dijaga M. Firman Agung.

Namun PSBK tak mengendurkan serangannya. Hasilnya, ketika babak pertama kurang 10 menit, mereka berhasil menyarangkan bola ke gawang Persema. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan PSBK. Hingga turun minum, skor tak berubah.

Memasuki babak kedua, PSBK lagi-lagi menekan Persema. Namun alih-alih menambah keunggulan, PSBK nyaris kebobolan. Beruntung, sepakan pemain Persema Arya Budi Kurniawan dari jarak dekat masih bisa diantisipasi oleh kiper PSBK.

Setelah itu giliran PSBK kembali mendominasi jalannya pertandingan. Sepakan keras Ardhan, dimenit 57 tak bisa ditangkap sempurna oleh kiper Persema, bola pun lepas dan masuk. PSBK unggul 3-0 atas Persema.

Sadar peluang untuk mengejar ketertinggalan semakin berat, pemain Persema 1953 mulai bermain kasar. Pertandingan pun sempat terhenti karena terjadi keributan antarpemain setelah pemain PSBK tak terima karena salah satu pemain Persema mengangkat kaki terlalu tinggi.

Pertandingan kembali dilanjutkan setelah suasana panas di dalam lapangan reda. Dan PSBK berhasil mengunci kemenangan 3-0 sekaligus lolos ke partai puncak.

“Anak –anak bermain sudah sesuai latihan yang kami arahkan, Alhamdulillah kita menang. Namun lagi lagi emosi tersulut. Untuk final kami persiapkan pemain pengganti Andhika diganjar kartu merah,” ujar Sigit Oktarianto, pelatih PSBK Kota Blitar.

Sementara, pelatih Persema 1953 Malang, C. Zamroni, tidak banyak berkomentar lantaran kompetisi ini adalah pembinaan usia muda. 

Pertandingan dipimpin wasit Nyoto Nurhadi dari Pasuruan mengeluarkan dua kartu merah, masing - masing kepada Guntur Elang Syach (Persema) dan Andhika (PSBK).  (ks-6)

 

Komentar