Cleo bangun tiga pabrik baru

Investasi lebih dari Rp 200 miliar

Direktur Keuangan dan Corporate Secretary Lukas Setio Wongso, Direktur Operasional Nio Eko Susilo, Direktur Utama Belinda Natalia, Wakil Direktur Utama Melisa Patricia dan Direktur Penjualan dan Distribusi Toto Sucartono di lokasi perluasan pabrik AMDK Cleo di Pandaan, Jumat (11/8/2017).

KANALSATU – PT Sariguna Primatirta Tbk, produsen air minum dalam kemasan Cleo terus melakukan ekspansi. Saat ini, perusahaan yang baru saja mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia ini tengah membangun tiga pabrik baru serta menambah kapasitas produksi di pabriknya yang lama di Pandaan.

Untuk proyek pengembangan yang dilakukan tahun ini, nilai investasi yang ditanamkan perseroan sekitar Rp 200 miliar. ”Kami terus melakukan pengembangan bisnis. Bentuk pengembangan yang kami lakukan yaitu dengan membangun tiga pabrik baru yaitu di Ungaran Jawa Tengah, Kendari Sulawesi Tenggara dan Ngoro di Mojokerto Jawa Timur,” kata Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk, Belinda Natalia kepada wartawan, Jumat (11/8/2017).

”Dengan demikian secara keseluruhan perseroan memiliki 22 pabrik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” tambah Belinda.

Saat ini, untuk pembangunan pabrik di Ungaran maupun Kendari telah terselesaikan dan sedang dalam proses sertifikasi produk sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun pengesahan Ijin Edar (MD). Sedangkan untuk pabrik Ngoro saat ini dalam proses penyelesaian pembangunan.

Selain membangun pabrik baru, perseroan juga melakukan perluasan serta peningkatan kapasitas produksi di pabrik Pandaan di atas tanah seluas 26.000 meter persegi melalui penambahan mesin packaging dan filling.

Direktur Operasional Nio Eko Susilo menambahkan, untuk pabrik Ngoro yang baru akan berproduksi April tahun 2018 akan memproduksi 240 juta liter air per tahun. Sementara pabrik di Kendari dan Ungaran akan beroperasi pada Desember tahun ini dan masing-masing memproduksi 120 juta liter per tahun.

Sedangkan di Pandaan dengan proyek perluasan yang dilakukan sekarang akan bisa menghasilkan peningkatan kapasitas produksi sebesar 270 juta liter per tahun.

”Ditambah dengan pabrik di Purworejo yang sudah beroperasi Juni tahun ini dengan kapasitas produksi 100 juta liter, di 2017 ini kami ada penambahan kapasitas sekitar 582 juta liter,” ujar Eko. Sedangkan total produksi saat ini mencapai 4,2 miliar liter per tahun.

Dengan ekspansi yang terus dilakukan, Cleo berharap bisa meningkatkan penguasaan pasarnya. Dari saat ini di angka 4-5 persen diharapkan bisa meningkat menjadi 7 persen.
(Ks-5)
 
 

Komentar