‘Pajak Bertutur’ ajak ribuan pelajar sadar pajak

Kegiatan pajak bertutur di salah satu sekolah di Surabaya, Jumat (11/8/2017).

KANALSATU - Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota Surabaya serta Forum Tax Center Surabaya ajarkan nilai-nilai kesadaran pajak kepada peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi secara serentak di Kota Surabaya, Jumat (11/8/2017).

Kegiatan yang dinamakan Pajak Bertutur ini melibatkan lebih dari 4300 pelajar dari 37 sekolah tingkat SD,SMP dan SMA sederajat di Kota Surabaya dan 350 perwakilan mahasiswa dan dosen dari 24 Universitas yang ada di Surabaya dengan para pegawai Ditjen Pajak sebagai pengajar.

Kegiatan Pajak Bertutur ini juga diisi dengan kuliah umum oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani lndrawati, melalui video conference yang disiarkan di seluruh Indonesia. Video conference yang dilakukan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak kepada lebih dari 8300 perwakilan mahasiswa Iebih dari 50 Universitas dari se-lndonesia.

Dalam kuliah ini Menteri Keuangan menjelaskan mengenai pentingnya pajak dalam pendanaan berbagai program untuk kepentingan bersama, termasuk bagi pembiayaan pendidikan nasional, pelayanan kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur. Menteri Keuangan mengajak para mahasiswa dalam menyebarluaskan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pajak serta menjadi pembayar pajak yang patuh setelah memasuki dunia kerja.

Rangkaian kegiatan Pajak Bertutur ini merupakan bagian dari upaya Ditjen Pajak dalam meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat melalui inklusi kesadaran pajak dalam pendidikan formal. Bekerjasama dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti, Ditjen Pajak teiah mengembangkan materi Iiterasi pajak termasuk bahan ajar yang bisa diunduh di micro site edukasipajak.go.id.

Selanjutnya dalam waktu dekat, akan dilaksanakan pelatihan dan bimbingan teknis materi kesadaran pajak kepada para dosen dan guru serta pegawai di masing-masing instansi yang terlibat dalam program pembelajaran kesadaran pajak. Melalui rangkaian kegiatan yang akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, diharapkan pada tahun 2020 inklusi kesadaran pajak sudah dapat terintegrasi secara penuh di semua jenjang pendidikan.
(Ks-5)

Komentar