Kanye West tuntut asuransi Rp 133 miliar akibat gagal konser

Kanye West

KANALSATU - Kanye West melayangkan tuntutan hukum terhadap perusahaan asuransi, Lloyd's sebesar 10 juta dolar AS (sekitar Rp133,3 miliar). Tuntutan itu dilayangkan setelah asuransi itu menolak membayar klaim yang berasal dari pembatalan turnya menyusul kabar dirinya mengalami gangguan mental.

Rapper itu melayangkan gugatan terhadap Lloyd's tidak lama setelah menghentikan leg kedua ‘Saint Pablo Tour’ pada November dan memeriksakan dirinya ke sebuah klinik di Los Angeles, menurut isi gugatan yang dilayangkan ke pengadilan federal Los Angeles tersebut.

West mengatakan dia dan perusahaan Very Good Touring Inc. belum dibayar dan perusahaan asuransi itu sengaja mengulur waktu.

”Mereka belum juga menyediakan apa pun yang mendekati penjelasan masuk akal soal mengapa mereka belum membayar... mengindikasikan bahwa konsumsi ganja oleh Kanye mungkin menjadi dasar bagi mereka untuk menolak klaim dan menahan ratusan ribu dolar premi asuransi yang dibayarkan Very Good,” kata isi gugatan tersebut.

‘Saint Pablo Tour’ dijadwalkan akan berlangsung sampai 31 Desember sebelum 21 konser terakhir dihentikan, namun West sudah mengeluarkan asuransi sebagai antisipasi jika diperlukan pembatalan, kata isi gugatan itu.

”Mengulur waktu seperti itu menunjukkan modus operandi asuransi terhadap tanggungan pascaklaim, ketika asuransi mencari-cari alasan untuk tidak membayar,” tuduhnya.
(AFP/Ant/Ks-5)

Komentar