Benzema menangi kasus tuduhan pemerasan

KANALSATU - Pengadilan tertinggi Prancis pada Selasa (11/07) membatalkan sebuah keputusan yang membuat pemain Real Madrid Karim Benzema diadili karena melakukan pemerasan terkait rekaman seks terhadap mantan rekannya di tim nasional Prancis Mathieu Valbuena.

Pengadilan Kasasi membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Versailles pada Desember yang membuat Benzema disidang karena diduga berusaha memeras Valbuena melalui rekaman seks.

Kasus tersebut sekarang berada di Pengadilan Tinggi Paris yang akan mempertimbangkan keputusan terakhir.

"Bila Pengadilan Paris mengikuti keputusan Pengadilan Kasasi, tidak ada pilihan lain selain membatalkan seluruh persidangan," ujar pengacara Benzema Patrice Spinosi.

Benzema berada di bawah penyelidikan dan tidak lagi dipanggil tim nasional Prancis setelah skandal rekaman seks tersebut pada 2015.

Para penyelidik menduga Benzema menjadi perantara antara terduga pelaku pemerasan -- termasuk salah satu teman masa kecilnya -- dan Valbuena, yang saat itu masih menjadi pemain Lyon.

Benzema dan tiga tersangka lainnya dalam penyelidikan pemerasan tersebut meminta kasus mereka untuk ditutup.(AFP/Ant)

Komentar