Lagi, BRI akan terbitkan obligasi, kali ini Rp5 triliun

KANALSATU - Kepercayaan terhadap bank di Indonesia kian tinggi. Buktinya, bank pelat merah yakni Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk menyatakan akan menerbitkan obligasi penawaran umum berkelanjutan II tahap III 2017 senilai Rp 5 triliun sejalan dengan rencana perseroan yang akan mengakselerasi target pertumbuhan kreditnya dari rentang 12-14 persen pada 2017.

"Kami lihat situasi ekonomi sedang bagus, peringkat utang juga kita baik. Dengan situasi seperti itu, kenapa tidak," kata Wakil Direktur Utama BRI Sunarso di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Senin malam.

Sunarso mengatakan dalam waktu dekat BRI akan mengajukan perubahan Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan kenaikan target pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hingga saat ini, lanjut Sunarso, BRI baru berencana mengemisi obligasi untuk menambah pendanaan. Untuk instrumen utang lain seperti surat utang jangka menengah (Medium Term Notes/MTN) maupun sertifikat deposito (Negoitable Certificate Deposit/NCD), BRI masih mengkajinya.

Pada April 2017 lalu BRI sudah menerbitkan obligasi PUB II tahap II tahun 2017 sebesar Rp 5,1 triliun. Obligasi tersebut termasuk ke dalam plafon PUB II yang ditargetkan dapat menyerap dana sebesar Rp 20 triliun. 

Sedangkan obligasi PUB II tahap I, BRI sudah menerbitkan pada kuartal IV 2016 dengan nilai emisi Rp 4,6 triliun. Dengan penerbitan PUB II tahap I dan II, maka sisa plafon PUB BRI menjadi Rp 10,3 triliun.

Naikkan Pertumbuhan Kredit

Sunarso juga memastikan BRI akan menaikkan target pertumbuhan kreditnya pada tahun ini dari target di RBB yang sebesar 12-14 persen (year on year/yoy). Hal itu karena realisasi pertumbuhan kredit di akhir semester I 2017 ini dinilai cukup baik.
"Sekarang (Mei), kredit kita pertumbuhannya sudah sekitar 13 persen," kata Sunarso.

Sunarso masih enggan memastikan berapa kenaikan target pertumbuhan kredit dalam revisi RBB.

Khusus untuk kuartal II 2017, Sunarso meyakini kredit akan tumbuh di atas 16 persen atau melebihi pencapaian pada triwulan I 2017. Sepanjang tiga bulan pertama, BRI menyalurkan kredit sebesar Rp653,1 triliun.(Antara/ks-3)

Komentar