Dubes RI di Australia Kristiarto janji perkuat hubungan bilateral

Canberra, KANALSATU.COM : Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia yang baru untuk Australia merangkap Vanuatu, Y Kristiarto S Legowo, bertekad untuk semakin mendekatkan dan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Australia. Hubungan yang baik dan strategis dengan salah satu negara tetangga terdekat Indonesia ini merupakan salah satu pilar politik luar negeri Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dubes Kristiarto ketika melakukan perkenalan dengan masyarakat Indonesia yang berada di Ibu Kota Australia di Balai Kartini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra pada hari Jum'at tanggal 16 Juni 2017.

Tak kurang dari 300 Warga Negara Indonesia dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh masyarakat dan agama, dosen, peneliti, guru, pengusaha, dokter, siswa TNI, mahasiswa, pelajar hingga diplomat Indonesia beserta keluarga memenuhi Balai Kartini. Bahkan beberapa diantaranya, tinggal di Sydney yang berjarak sekitar 300 km dari Kota Canberra.

Sejumlah warga Australia yang memiliki kedekatan dengan Indonesia, seperti Les Boag dan Bill Rhemrev (Ketua dan Sekretaris Australia-Indonesia Association wilayah Canberra, John McCharty dosen Australian National University (ANU), Adrian Clynes beserta anggota Balai Bahasa Indonesia (BBI) yang menjadi guru Bahasa Indonesia di Canberra, juga tampak hadir untuk menyambut Dubes RI.

Banyaknya masyarakat yang hadir, baik dari Indonesia maupun "Australian friends of Indonesia" dari beragam kalangan, merupakan cerminan dari antusiasme mereka dalam menyambut Dubes RI untuk Australia yang baru.

Ditegaskan oleh Dubes Kristiarto, seorang diplomat karir dan senior Indonesia, yang sebelumnya adalah Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Dubes RI di Filipina dan Sekretaris Jenderal Kemlu RI, bahwa memberikan pelayanan secara optimal kepada WNI di Australia dan menjaga kepentingan maupun kedaulatan NKRI menjadi beberapa pilar politik luar negeri RI yang akan terus dijaga dan diperjuangkannya selama menjabat sebagai Dubes RI.

Dubes Kristiarto yang didampingi istrinya, Caecilia S. Legowo dan dua anaknya, juga bangga dengan soliditas masyarakat Indonesia di Australia, termasuk yang di Canberra, dalam memelihara kekerabatan dan silaturahmi selama ini. Hal ini merupakan wujud nyata dari semangat persatuan dan kesatuan WNI dan Indonesia di benua Kangguru.

"Mari kita terus merajut rasa persatuan antar masyarakat Indonesia karena menjadi sangat penting sebagai perwujudan dari pengamalan Pancasila. Saya bangga WNI di Australia selama ini terbukti telah menjadi contoh dari persatuan dan kesatuan yang baik dan kuat", ajak Dubes RI.

Ajakan Dubes Kristiarto ini disambut positif segenap masyarakat Indonesia yang hadir. Taufik Budi Santoso, misalnya, Kolonel Kavaleri TNI-AD yang merupakan siswa Lemhanas di Centre for Defense and Strategic Studies (CDSS), Australian Defense College ini menyatakan bahwa memelihara persatuan dan kebhinekaan merupakan suatu keharusan bagi WNI di mana pun berada, termasuk yang di Australia.

Sementara itu, Muhammad Fatah, Ketua Persatuan Pelajar Indonesia-Australia (PPIA) Australia mengaku sangat senang dengan kehadiran Dubes RI yang sudah banyak berpengalaman menangani Australia. "Saya yakin dengan berbekal pengalaman sebelumnya antara lain sebagai Wakil Dubes RI di Australia lebih dari 10 tahun yang lalu, Dubes Kristiarto akan dapat menunjukkan kinerjanya yang baik dan bermanfaat bagi kedua negara", ujar mahasiswa asal Aceh ini.

Acara perkenalan Dubes RI dengan masyarakat Indonesia yang dibuka oleh Wakil Dubes RI, M.I. Derry Aman, semakin meriah setelah trio pelajar dari Melrose High School dan Canberra College yang memiliki bakat musik - Alexa, Tesya dan Muthia secara apik menyumbangkan satu lagu akustik berjudul 'Bahagia' dan disusul penampilan gabungan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan staf KBRI Canberra serta para tokoh masyarakat Indonesia melalui lagu 'Helo Jumpa Lagi'. (KS-10)

Komentar