Drone Korut intai sistem pertahanan rudal AS

KANALSATU -  Korea Selatan mengatakan sebuah drone yang diyakini dikirimkan dari Korea Utara mengintai sistem pertahanan rudal Amerika Serikat (AS) sebelum jatuh, Selasa (13/06). Puing-puing drone kecil itu, yang dilengkapi dengan kamera, diambil oleh militer Korea Selatan pekan lalu dari lereng bukit, tempat pesawat tersebut jatuh di dekat perbatasan antar-Korea yang dijaga ketat.

Pihak militer menganalisis isi chip memori 64 gigabyte kamera tersebut dan mengatakan drone itu memata-matai sistem pertahanan rudal yang dikenal sebagai Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). “Sudah dikonfirmasi bahwa kamera itu mengambil foto dari situs THAAD di Seongju,” kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan kepada wartawan, Selasa.

Dia mengatakan bahwa mereka mencurigai drone tersebut berasal dari Korea Utara karena drone itu sama dengan pesawat tak berawak yang dikirim melintasi perbatasan oleh Pyongyang.

Drone itu, yang terbang pada ketinggian antara dua hingga tiga kilometer, mulai memotret beberapa kilometer sebelah utara dari wilayah tenggara Seongju. Drone mengelilingi situs THAAD sebelum berbelok ke selatan situs tersebut, kata pejabat itu. Dari ratusan foto di chip memori, setidaknya 10 adalah gambaran situs THAAD.(AFP/Ant/ks)

Komentar