PB PRSI talangi dana uji coba

ilustrasi

KANALSATU –  Belum jelasnya pendanaan uji coba jelang SEA Games 2017, salah satunya cabang olahraga (cabor) akuatik harus mengeluarkan kocek untuk menalangi.

Seperti yang dilakukan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PBSI), mengeluarkan biaya cabor polo air putri ke Australia, polo air putra ke Serbia, renang ke Singapura dan loncat indah ke Budapest.

"Kami sudah memberikan proposal jauh-jauh hari, bahkan sejak Islamic Solidarity Games kemarin, kami sudah mengirimkan program perencanaan kami akan kemana, termasuk renang. Sebenarnya kan mereka harus ke Prancis itu jauh-jauh hari tapi pada saat pelaksanaanya harus diubah ke Singapura," kata Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E Rahardjo, di Jakarta, Kamis (8/6/).

Harlin menjelaskan, sebenarnya dari sisi sport high perfomance Satlak Prima sudah mendukung, hanya saat dukungan pendanaan dan yang lainnya terkadang Satlak meminta untuk ditunda lebih dulu.

"Saya melihat, harusnya secara garis besar akuatik jadi cabang prioritas, karena dari segi medali pun kita lebih banyak renang ada 38 nomor, loncat indah 13 nomor, renang indah lima nomor, polo air ada dua. Tapi kembali lagi kondisi olahraga kita sedang seperti ini. Mereka (Satlak Prima) pun sebenarnya sudah mendukung dari Kasatlak-nya (Achmad Soetjipto) ada perhatian," ujar Harlin.

“Kami menalangi dulu karena pekan depan sudah akan jalan. Jadi kami benar-benar berpacu dengan ketat dan menekan cost dengan ketat. Mudah-mudahan juga bisa diganti Satlak," sambung Harlin.

Harlin juga menilai sistem pencairan dana pemerintah saat ini semakin membingungkan cabor. Termasuk setiap pengajuan ujicoba harus berizin dari Sekretariat Negara.(ks-6)

Komentar