Jatim akan seleksi pemain Popnas

KANALSATU – Sepak bola tingkat pelajar Jawa Timur, khususnya di event Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tidak pernah menyumbangkan keping emas. Meski, Popnas kontingen Jawa Timur sudah kali ke empat menjadi juara umum. Tak pelak, seleksi pemain akan segera dilakukan

Hal ini membuat Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh akan membenahi cabang olahraga (cabor) sepak bola dengan seleksi ketat pemain baru. 

Setidaknya, gelaran Popnas 2017, September mendatang di Jawa Tengah, kontingen Jawa Timur harus bisa menyumbangkan medali emas, khususnya sepak bola. Ahmad Riyadh, ketua baru terpilih di Kongres Asprov PSSI Jawa Timur, pada Sabtu (25/3/17) kemarin, meminta kepada seluruh jajaran pengurus, memperbaiki dan mengevaluasi dalam merekrut pemain melalui seleksi sebelum Popnas.

“Pelatih harus jeli melihat skil pemain di atas rata-rata. Jangan ada pemain titipan untuk dipaksa masuk ke dalam tim. Proses seleksi harus fair," tegas Riyadh, Minggu (26/3/17).

Sebenarnya, lanjut Riyadh,  sepak bola Jawa Timur memiliki kans sangat kuat untuk bisa merebut emas Popnas 2017. Sebelumnya, sepak bola pernah dibuktikan para pelajar Jawa Timur, menjadi juara I pada gelaran Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Powil) 2016, di Malang.

Sementara, Dadi Hasydiansyah, penanggung jawab tim sepak bola Popnas/Powil Jatim, menegaskan, seluruh mantan pemain Powil Jatim 2016, pada gelaran Popnas 2017 September nanti, tidak bisa diikutkan lantaran sudah lulus kelas XII (SMA/SMK). "Jadi kami harus merombak total dengan mencari pemain baru," kata Dadi.

Kepala Bidang Keolahragaan Dispora Jatim, Dudik Harjanto menambahkan, Dispora Jatim akan menggelar event sepak bola pelajar yang rencananya akan digelar di Malang, Surabaya dan Probolinggo, pada April mendatang. "Salah satu tujuan event ini adalah untuk seleksi pemain Popnas," tutup Dudik. (win16)
 

Komentar