Valentino Rossi pastikan runner up MotoGP 2016

KANALSATU - Valentino Rossi baru saja memastikan diri sebagai runner-up klasemen MotoGP 2016. Poin yang dikumpulkannya tak mungkin lagi dikejar oleh rekan setimnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo. Bagi Rossi yang musim lalu harus melepaskan gelar untuk Lorenzo, mengalahkan X-Fuera yang demikian tangguh, adalah hal luar biasa.

Perjalanan Valentino Rossi musim ini memang penuh warna. Ambisi The Doctor meraih LaDecima, gelar kesepuluh, masih belum terlaksana. Ia harus mengakui keunggulan Marc Marquez sang juara dunia, bahkan ketika musim masih tersisa tiga race lagi. Tetapi setidaknya Rossi meraih gelar hiburan, runner-up kejuaraan yang sudah dirasakannya dua musim beruntun.

Keberhasilan Rossi ini didapatkan setelah ia bertarung sengit dengan Andrea Dovizioso (Ducati) di GP Malaysia. Rossi memang cuma finish di urutan kedua dalam race tersebut, tetapi ia kini memiliki selisuh 28 poin dari Lorenzo yang tak bisa ditutup lagi meski masih ada GP Valencia.

Tentang pertarungannya di GP Malaysia, Valentino Rossi menuturkan “Target pertama saya adalah finish di depan Jorge (Lorenzo) untuk (mengamankan) tempat kedua (di klasemen), tapi saya juga ingin mencoba meraih kemenangan, karena  merasa prima sejak awal.”

“Tapi saya harus bertarung sengit dengan (Andrea) Iannone, dan ia begitu cepat. Setelah itu, ketika saya ada d urutan terdepan, saya optimis [menang], tapi air di trek mengering dan suhu meninggi, saya bermasalah dengan ban, terutama ban depan. Saya bertaruh terlalu banyak, berbuat blunder, dan saat itu (Andrea) Dovizioso terlalu cepat melesat jauh ke posisi pertama.”

Valentino Rossi juga menyebutkan, penting pada akhirnya bisa mengalahkan Jorge Lorenzo di klasemen. Menurut Rossi, ketika gelar juara sudah mustahil diraih, maka posisi runner-up klasemen adalah yang terbaik. Apalagi untuk mencapai posisi itu, Rossi menaklukkan Lorenzo yang ‘sangat tangguh’.(win12)

“Pertarungan dengan Lorenzo selalu sangat sengit, dan ketika Anda mengalahkan pebalap sangat tangguh seperti Jorge, jelas luar biasa. Pada akhirnya, ini musim yang bagus. Saya berusaha untuk memenangi kejuaraan, tetapi hal itu mustahil.”

Komentar