Marc Marquez sebut sirkuit Sentul tak layak

KANALSATU - Marc Marquez baru saja menjajal Sirkuit Sentul pada Selasa (25/10) lalu. Sang juara MotoGP 2016 pun berkomentar tentang sirkuit yang sempat diajukan sebagai tuan rumah Grand Prix Indonesia tersebut. Marquez menyiratkan kondisi lintasan Sentul saat ini tidak cocok untuk balapan MotoGP. Apa penyebabnya?

Tahun ini harapan Indonesia kembali menjadi tuan rumah MotoGP sempat menyala. Menpora Imam Nahrawi malah memiliki Letter of Intent (LoI) penyelenggaraan ajang ini sejak 2017 hingga 2019. Awalnya, Sirkuit Sentul diajukan sebagai calon tuan rumah untuk tahun depan. Namun, sirkuit tersebut terbukti  tidak memenuhi standar internasional.

Bulan Juli lali, Kemenpora mengumumkan hasil pemantauan Dorna, pengelola MotoGP, bahwa “Sirkuitnya (Sentul) pada saat ini tidak menggunakan standar FIM Homogolation … Dorna Sport menyimpulkan bahwa penyelenggaraan MotoGP tahun 2017 boleh dikatakan kecil kemungkinannya.”

Selasa lalu, Marc Marquez mendapat kesempatan untuk menjajal Sirkuit Sentul. Di sana, ia mengemudikan motor baru keluaran Honda, CBR 250 RR. Meskipun seru, bagi Marquez memang saat ini Sentul belum layak untuk menggelar ajang MotoGP. Pasalnya, Sentul memiliki aspal yang buruk, permukaan lintasan yang tidak rata.

Katanya dikutip dari Liputan6.com, “Iya tadi saya melahap beberapa lap. Dan saya sudah dua kali ke sini. Aspalnya run off. Jika digunakan untuk balapan MotoGP terlalu beresiko.”

Meskipun kondisi lintasannya buruk, bukan berarti Marc Marquez tidak puas mengebut di Sentul. Menurutnya, Sentul punya karakter sirkuit yang bagus. Ditambah dengan meriahnya penonton Indonesia, Marquez berharap suatu saat nanti MotoGP benar-benar akan mewujudkan Grand Prix di negara ini. “Saya ingin beberapa balapan di sini karena fans di sini terlihat begitu mengikuti MotoGP,” sebutnya.

Marc Marquez sendiri bakal kembali bertarung di ajang MotoGP pada akhir pekan ini. Sudah ada Grand Prix di negeri tetangga Indonesia, Malaysia yang menanti. Tahun lalu, Marquez gagal finish di GP tersebut akibat insidennya dengan Valentino Rossi.(win2)

 

Komentar