Sumsel masih dikepung kabut asap

KANALSATU – Pulau Sumatera masih dikepung asap pekat ini terbukti dengan temuan sejumlah titik panas di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Hal tersebut terlihat dari kondisi udara masih berasap pekat dan masih adanya 52 titik api yang belum padam.

Pantauan detikcom dari udara saat mengikuti patroli udara menggunakan pesawat PK-VVV Grand Agusta Susi Air, terlihat di wilayah Sengal, Suaka Margasatwa Padang Sugih, Simpang Tiga, SM Padang Sugihan ada beberapa titik api yang masih menyala. Asap cukup tebal juga menggangu jarak pandang.

Selain itu, kanal-kanal air di beberapa lokasi terlihat sudah kering. Sehingga pemadaman api lewat kanal tidak dilakukan karena tidak adanya air. Untuk kondisi udara di kota pun masih buruk. Jarak pandang mencapai 300-500 meter, asap masih pekat dan berbau.

"Dari data satelit masih ada 52 titik api. Setiap harinya dilakukan pemadaman," ujar Dansatgas Penanggulangan Hutan dan Lahan Sumatera Selatan, Tri Suwarno di lokasi, Jumat (6/11/2015).

Suwarno menjelaskan, pemadaman api dilakukan di pos masing-masing melalui darat dan udara. Untuk yang di darat yaitu di Wilayah Musi Banyuasin, Ogan Ilir (OI) dan Ogan Komering Ilir (OKI).

"Kemudian untuk operasi udara mengerahkan 7 heli dan dua pesawat Rusia untuk melakukan pemadaman. Untuk heli dilakukan di wilayah Simpang Tiga Sakti dan wilayah Air Sugihan. Kemudian dua air traktor diarahkan ke Musi Banyuasin dan Heli lainnya diarahkan ke Cengal, Pedamaran, dan Sungai Menang," tutup Suwarno.(win12)

 

Komentar