Kans menipis, Rossi dikepung trio Spanyol

KANALSATU – Valentino Rossi kini berharap-harap cemas jelang seri pamungkas GP Valenci akhir pekan nanti. Insiden dengan Marc Marquez membuat kans The Doctor menjuarai musim balap 2015 semakin menipis.

Seperti diketahui bahwa jarak Rossi dengan Jorge Lorenzo di klasemen sementara usai GP Sepang hanya terpaut 7 poin saja. Seri pamungkas yang diharapkan Rossi untuk bisa menjuarai MotoGP 2015 semakin menjauh karena sang legenda harus start posisi buncit karena kena pinalti akibat crash dengan Marquez.

Tak hanya itu saja, Valentino The Doctor Rossi juga dikepung oleh trio rider Spanyol. So, koalisi untuk memuluskan Lorenzo menjadi juara musim ini terbuka lebar. Dua rival asal Honda Repsol Marc Marques dan Dani Pedrosa sendiri sudah tertutup untuk bisa menjadi yang terbaik musim ini.

Koalisi antar Spanyol yang ditudingkan Rossi sebelum GP Malaysia mungkin akan terjadi di Valencia. Kemungkinan besar Lorenzo akan menggenggam kampium gelar juara di negeri asalnya. Apakah Rossi akan merelakan begitu saja? Atau sebuah keajaiban akan terjadi di GP Valencia.

Dari selisih 11 poin, jarak Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo kini tinggal lima. Tapi jarak itu seketika "menganga" dengan hukuman yang diterima Rossi dari insidennya dengan Marc Marquez.

Pebalap Italia berusia 36 tahun itu telah menerima vonis atas aksinya pada balapan MotoGP Malaysia hari Minggu (25/10/2015), ketika ia menendang Marquez sampai rivalnya itu terjatuh. Hukuman untuk dia adalah harus start dari posisi buncit di seri berikutnya.

Celaka buat Rossi, seri berikutnya justru seri pamungkas, yang menjadi final antara dirinya dengan Lorenzo. Itu berarti dia perlu mukjizat besar supaya perolehan angkanya tidak dilewati Lorenzo. Saat ini Rossi mengantongi 312 angka, Lorenzo 305.

Skenario paling bermukjizat buat Rossi adalah Lorenzo bernasib supersial pada balapan dua pekan mendatang. Kongkretnya, Lorenzo harus tidak finis di Valencia. Mungkinkah hal itu terjadi?

Jika Anda nonton GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10/2015), bisa jadi Anda ikut merasakan ketegangan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Di pertengahan balapan, keduanya saling susul, hingga pada puncaknya Rossi melambat di salah satu tikungan, lalu tampak menyenggol Marquez dengan lutut hingga pemilik nomor 93 itu tersungkur.

Hingga berita ini diturunkan, Race Director masih melakukan investigasi. Belum jelas siapa yang salah, dan apakah Valentino Rossi harus kena sanksi terkait insiden itu. Tapi yang jelas, inilah puncak kekesalan The Doctor terhadap Marquez sejak dirinya menuduh pemilik nomor 93 itu membantu Jorge untuk meraih Juara Dunia ketimbang membiarkan dirinya dan Jorge bertarung.

Dalam wawancara bersama media Italia, Kamis (22/10/2015), Rossi mengatakan bahwa di Phillip Island, Marquez sengaja melambat dan terlibat pertarungan bersama dirinya serta Iannone untuk membiarkan Lorenzo di depan. Padahal, Marquez cukup punya tenaga untuk bertarung dengan Lorenzo untuk merebut posisi pertama.

”Sangat benar kalau Marquez tidak bermain dengan kami berdua (dia dan Lorenzo), dia hanya bermain dengan saya! Saya fokus untuk untuk bertarung dengan Lorenzo, tapi jika Anda harus mengalahkan Marquez juga, semua akan jadi sangat sulit. Dalam masalah ini, dia (Marquez) tidak bermain fair, karena seharusnya dia sangat kompetitif dan berpeluang menang dalam dua balapan terakhir,” kata Rossi.

Pemilik 9 gelar juara dunia itu juga menuduh bahwa Marquez masih menyimpan dendam personal dengan dirinya, dan mulai ditumpahkan saat mengetahui rekan senegaranya (Lorenzo) harus bertarung melawan dirinya.

”Dia marah dengan saya dalam bentuk personal, meski dia tidak mengatakan itu. Dia memikirkan saat di Argentina, ketika saya membuatnya jatuh. Lalu di Assen, dan berpikir tentang tikungan chicane terakhir. Di kepalanya, dia merasa seharusnya menang. Sejak itu, dia marah dan berpikir seperti anak kecil: Saya tidak menang, tapi kamu juga tidak boleh menang,” ucap Rossi.

MotoGP Sepang. Marquez sudah membantah, tapi pada balapan di Sepang, Marquez yang menguntit Pedrosa tiba-tiba melemah dan disalip Lorenzo. Lalu, terlibat persaingan sengit dengan Rossi dan terjadilah insiden itu.

Tidak ada yang tahu, tuduhan Rossi itu benar atau salah, dan hanya Marquez yang tahu. Yang jelas, saat diawancarai usai balapan, Rossi mengatakan bahwa kehilangan banyak waktu untuk mengejar Lorenzo ketika terlibat susul-menyusul dengan Marquez.

Rossi beralasan, kejadian saat Marquez jatuh adalah karena dirinya melambat dan harus menemukan racing line lagi, hingga akhirnya Marquez mendekat dan terlibat senggolan fisik. (win12)

Klasemen rider usai MotoGP Malaysia

1.Valentino RossiITAMovistar Yamaha MotoGP312 pt
2.Jorge LorenzoSPAINMovistar Yamaha MotoGP305 pt
3.Marc MarquezSPAINRepsol Honda Team222 pt
4.Dani PedrosaSPAINRepsol Honda Team190 pt
5.Andrea IannoneITADucati Team188 pt

 

Komentar