KONI Jatim berburu petinju putri

Santi, petinju putri yang diproyeksikan masuk Puslatda Jawa Timur.(kanalsatu.com/Meiga Ridwan)

KANALSATU - KONI Jawa Timur melakukan perburuan petinju putri, untuk bisa diturunkan di pra PON pada Oktober mendatang. Saat ini, ada petinju putri yang terus dipantau. Satu diantaranya sudah berlatih bersama petinju putra di program Puslatda. Yakni, Santi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kuliah di Universitas Kanjuruhan Malang.

Sedangkan satu petinju lagi berasal dari Batu, dan akan segera bergabung latihan. "Kalau yang dari Batu saya lupa namanya. Sedangkan untuk Santi, kami akan pantau bagaimana skill-nya selama seminggu. Kalau oke, dia akan diusulkan untuk masuk puslatda," Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Jawa Timur, Irmantara Subagyo.

Santi sudah mulai bergabung latihan dengan petinju putra sejak Selasa (25/8/15) kemarin, bersama Libertus Gha (kelas 64 kg), Abniel Daniel (kelas 60 kg), dan Rohman Samboas (kelas 56 kg).

Sementara dua petinju pria lain, yakni Jeffry Hitarihun (kelas 46 kg) dan M Ramadhani (kelas 56 kg) akan bergabung latihan pekan ini. Yang pasti dalam latihan bersama, teknik Santi tak kalah dengan petinju putra.

"Dia punya prestasi di Kejurnas Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) serta Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2013. Mengenai domisili asal di NTT, sudah tak ada masalah," terang Ibag.

KONI Jawa Timur akan memanfaatkan kuota petinju putri untuk mendulang medali emas di PON XIX 2016 Jawa Barat. Jika memang dua petinju putri yang sedang dipantau layak, mereke berpeluang masuk Puslatda.

Sementara pada pra PON, KONI Jawa Timur menargetkan lima petinju puslatda meraih tiket PON XIX 2016. "Kalau ada petinju putri, maka peluang tiket lolos semakin banyak. KONI Jawa Timur juga menginginkan petinju putri bisa meraih tiket itu," ucap petinju puslatda Jawa Timur, Yani Malhendo.(win16)

Komentar