Kepemimpinan Prabowo masih didukung mayoritas publik

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

KANALSATU - Kepemimpinan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih didukung oleh mayoritas publik. Hal itu tercermin dari hasil survei lembaga riset Cyrus Network tentang regenerasi kepemimpinan di partai politik (parpol), yang dilakukan pada 1-7 Desember 2014.

Bila diikutkan dalam pemilihan Calon Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo unggul dengan 49,3%. Kemudian Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon berada di urutan kedua dengan 13,8%.

"Kalau nama diikutkan, Prabowo sangat kuat, yang lain hanya jadi kurcaci," kata Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi dalam paparan hasil survei di Jakarta, Senin (15/12/14).

Namun bila Prabowo tidak diikutkan, Fadli Zon mendapatkan dukungan tertinggi dari responden, yakni 28,3%. Diikuti, Edhy Prabowo (13,8%), Ahmad Muzani (13,7%), Hashim Djojohadikusumo (8,8%), dan Martin Hutabarat (5,1%).

Responden yang menjawab nama lainnya sebanyak 3,7%. Serta yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 26,5%. "Mungkin karena sering muncul di TV atau dikenal masyarakat, jadi dukungan kepada Fadli Zon tinggi," ungkap Hasan.

Begitu pula dengan Partai Demokrat, yang belum bisa lepas dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Posisi SBY tidak sekuat Prabowo Subianto, walaupun SBY dianggap membesarkan Demokrat. Jika SBY tidak muncul, maka dukungan untuk Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) menjadi naik drastis," paparnya.

Sementara Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (Ical), dianggap sebagai tokoh sepuh dalam dunia perpolitkan Tanah Air. PDIP dan Golkar dinilai butuh regenerasi kepemimpinan di level Ketua Umum.

"64,5% Publik inginkan Megawati lepas jabatan dari ketua umum parpol. Lalu untuk survei untuk Partai Golkar, 57% responden menginginkan Ical lepas jabatan parpol," urai Hasan.

Adapun responden survei adalah penduduk Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah. Jumlah responden 1.220 orang, yang tersebar secara proporsional di 122 desa/kelurahan dari 33 provinsi di Indonesia. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka. Tingkat kepercayaan survei adalah 95%, dengan margin of eror sekitar 3,1%.(win6)

Komentar