PSSI Surabaya diminta pangkas klub binaan

KANALSATU - Asosiasi Pengcab PSSI Kota Surabaya diminta memangkas klub binaan. Dari sekarang memiliki 3 klub binaan, diharapkan kedepannya tinggal 2 klub binaan.

Langkah tersebut guna mengurangi beban yang harus ditanggung PSSI Surabaya dalam membina klub. Terlebih ke depannya, untuk liga amatir hanya diterapkan satu format, yakni Liga Nusantara.

"Tolong disampaikan kepada Pak Gede (Ketua Umum PSSI Surabaya Gede Widiade), kami sarankan agar cukup dua klub binaan saja. Kalau tiga klub berat sekali bebannya," kata Sekretaris Umum Asosiasi PSSI Jawa Timur Amir Burhannudin.

"Kalau dulu memang ada Divisi III, Divisi II, dan Divisi I. Tapi sekarang hanya ada Liga Nusantara. Kompetisi Divisi I, tahun ini adalah yang terakhir. Karena tahun depan seluruh klub Divisi I harus gabung Liga Nusantara," imbuhnya.

Adapun ketiga klub binaan PSSI Surabaya adalah Surabaya Muda yang tampil di Divisi I, serta dua klub di Liga Nusantara adalah Bajul Ijo dan Arek Suroboyo. Begitu pula di Liga Nusantara, PSSI Surabaya juga disarankan untuk menarik salah satu klubnya.

"Karena sekarang diterapkan kompetisi penuh, home and away, maka beban biaya setiap klub berlipat ganda. Apalagi biaya deklarasi wasit juga ditanggung klub tuan rumah," terangnya.

Sementara PSSI Surabaya sendiri nampaknya menyetujui saran tersebut. Karena Divisi I sudah bergulir, maka mereka akan memilih antara mempertahankan Bajul Ijo atau Arek Suroboyo. Dua klub ini akan terjun di Liga Nusantara edisi perdana tahun ini yang digelar 25 Mei nanti.

"Akan saya laporkan dulu dan membicarakan masalah ini dengan Pak Gede. Kalau beliau setuju dengan saran mas Amir, ya kemungkinan besar salah satu klub akan mundur," ungkap Mahrus Afief, anggota Exco PSSI Surabaya.(win16/win6)

Komentar