ISSI Jatim tunggu kepastian status

Salah satu agenda balap sepeda di Jawa Timur (TDEJ). (whatindonews/Syaiful Arif)

SURABAYA (WIN): Pengurus Pengprov Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Jawa Timur yang diketuai Totok Haryoto masih menunggu kepastian status, menyusul kemenangan gugatan 16 Pengprov ISSI di Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori). Dengan adanya putusan tersebut, maka keabsahan Pengprov ISSI Jatim dibawah pimpinan Guntur Priambodo dipertanyakan.    

"Saya sudah lapor kemenangan kami di Baori yang hasilnya mengikat dan tak bisa diganggu gugat. Kita hanya  minta KONI untuk menegaskan mengenai kejelasan status. KONI Jatim bisa bekerja sama dengan kami untuk mengumpulkan pengcab-pengcab ISSI di daerah untuk bergerak bersama," kata Sekretaris Umum Pengprob ISSI Jatim Harijanto Tjondrokusumo di Surabaya, Rabu (5/2/14).

Diharapkan, KONI bisa secepatnya mengembalikan legitimasi Pengprov ISSI Jatim versi Totok Haryoto. Sebab banyak agenda besar yang masa persiapannya harus dimulai sejak saat ini. "Harapan kami, paling tidak ada dukung kita secara terbuka dari KONI Jatim. Apalagi even ke depan ada PON Remaja dan PON XIX 2016 Jawa Barat," terang Harijanto.

Seperti diberitakan, Pengurus Besar (PB) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) membekukan kepengurusan Pegprov ISSI Jawa Timur (Jatim) periode 2011-2015. Pembekuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) PB ISSI nomor: 010/SK/PB.ISSI/IV/2013, tanggal 10 April 2013.

Ketua Bidang Organisasi PB ISSI, Armudji mengatakan, kebijakan ini diambil lantaran pengurus Pengprov ISSI Jatim dianggap menjadi pemrakarsa digelarnya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 9 Maret 2013, sebagai buntut mosi tidak percaya kepada Ketua Umum PB ISSI, Edmoud JT Simorangkir.

"Munaslub dianggap bagian dari makar dan kudeta. Diputuskan sebagai pelanggaran berat dan disanksi pemberhentian sementara untuk Pengprov ISSI Jatim," kata Armudji dalam jumpa persnya di Surabaya, Jumat (12/4/13).

Tak hanya dianggap sebagai tindakan makar, Munaslub yang diikuti 16 pengrov tersebut juga tanpa sepengetahuan KONI Pusat. Hasilnya pun tak memiliki kekuatan hukum dan tidak diakui KONI Pusat selaku induk organisasi olahraga tertinggi di Tanah Air.

Bahkan, Armudji mengklaim, pasca digelarnya Munaslub ada beberapa peserta yang menarik dukungan. Dengan demikian, mosi tidak percaya yang pernah didengungkan sejumlah pengurus pengprov tidak berlaku lagi.

"Peserta ada yang berubah pikiran dan menarik dukungan. Ada juga peserta yang hanya ingin tahu Surabaya. Karena mereka datang dibiayai, tiket dibelikan, kemudian diiming-imingi dapat bantuan sepeda. Tapi kenyataannya tidak ada," cetusnya.  

Dengan terbitnya SK penghentian sementara dari PB ISSI, maka bila pihak Pengprov ISSI Jatim masih melakukan aktivitas akan dianggap ilegal. Untuk sementara waktu, PB ISSI menunjuk Armudji sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Pengprov ISSI Jatim, dibantu dengan dua anggota. Yakni, Anri Bartali dan Sugeng Tri Hartono.

Menurut Armudji, penunjukan itu berlaku sampai digelarnya Musyawarah Provinisi Luar Biasa (Musprovlub) ISSI Jatim. "Berlaku sampai satu tahun sampai digelarnya Musprovlub, tapi kita akan menggelar secepatnya," tandas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.

Namun pembekuan tersebut tak sah lagi seiring dengan dikabulkannya gugatan 16 pengprov ISSI oleh Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI). Dalam surat putusan Nomor: 26/P.BAORI/VI/2013, dan berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAORI Nomor: 07/SK-MA/BAORI/VIII/2013 tertanggal 15 Agustus 2013 BAORI menyatakan Munaslub ISSI yang digelar di Sidoarjo 9-10 Maret 2013 adalah sah.

BAORI juga memerintahkan tergugat (Edmon J.T Simorangkir) dan pengurus PB ISSI untuk mengesahkan hasil Munaslub yang diselenggarakan di Sidoarjo. BAORI juga menyatakan Ketua PB ISSI dan pengurus lainnya telah melanggar AD/ART.

"Kalau mau dirunut lagi dari belakang, sejak keputusan BAORI pertama pada Agustus lalu, seharusnya mereka sudah menjalankan roda organisasi hingga kepengurusan yang baru terbentuk," kata Sastra Harijanto Tjondrokusumo, Sekretaris Pengprov ISSI Jatim yang dibekukan, di Surabaya, Selasa (10/12/13).(win6)

Komentar