Korban pesawat jatuh di Tual teridentifikasi

Pesawat Piper Navajo PA-31 seperti ini yang dioperasikan Intan Angkasa jatuh di Tual. (Foto: intanair.com)

AMBON (WIN): Pengelola Bandara Dumatubun Langgur, Kabupaten Maluku
Tenggara, Provinsi
Maluku, bersama tim SAR
setempat berhasil mengidentifikasi empat korban pesawat Piper Navajo PA-31 bernomor lambung PK-IWT yang jatuh di Pantai Un, Kota Tual, Provinsi Maluku.



“Data yang berhasil kami himpun, empat orang
yang tewas itu merupakan person on board dan terdiri dari pilot Capt. Widhi
Kurniawan dan masinis (engineer) pesawat bernama Epi serta dua penumpang Arif dari DSKU bersama seorang stafnya yang
diketahui bernama Jefry,” kata Kepala Bandara
Dumatubun Amran Hamid di Tual, Minggu (19/1/14).



Menurut Amran, instansinya masih menunggu informasi lebih lanjut
mengenai data korban serta perusahaan DSKU tempat mereka bekerja. Data awal mengenai identitas para korban tersebut diketahui setelah otoritas bandara berkoordinasi dengan pimpinan Bandara Sentani,
Jayapura, Provinsi
Papua.



Keempat korban
tewas itu untuk sementara disemayamkan di Rumah Sakit Umum
Daerah (RSUD) Kota Tual.



Pesawat jenis Piper
PA 31-350 dengan nomor register PK-IWT yang
menggunakan satu baling-baling di bagian moncong itu dilaporkan jatuh di Pantai
Un, Kota Tual sekitar
pukul 12.10 WIT.



Amran menduga faktor
penyebab pesawat naas itu terjatuh akibat cuaca yang sangat buruk, karena wilayah
Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual saat itu diguyur
hujan lebat diserta aingin kencang.



Komandan Pangkalan
TNU Angkatan Udara Dumatubun Langgur
Letkol (Pnb) Ketut Adhiasa mengatakan, pesawat
carteran milik PT Intan Angkasa tersebut berangkat
dari Bandara Sentani, Jayapura, Provinsi Papua
tujuan Baubau dan hendak
transit di Bandara Dumatubun
Langgur.

Sebelum terjatuh
di kawasan, pilot sudah menghubungi otoritas bandara untuk meminta izin pendaratan, tetapi buruknya cuaca membuat pesawat itu
sempat berputar-putar dan akhirnya jatuh serta terbakar.(win10)

Komentar