PBB prihatin kondisi terkini konflik Sudan Selatan

Mantan Wakil Presiden Sudan Selatan, Riek Machar. (Foto Reuters)

DAFUR (WIN): United Nations atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan prihatin atas laporan bahwa pendukung mantan Wakil Presiden Riek Machar sedang bersiap-siap menyerang sebuah kota di Sudan Selatan.

Laporan Voice Of America yang dikutip pada Senin (30/12/13) menyebutkan PBB mengatakan prihatin atas sejumlah laporan bahwa ribuan pemuda bersenjata yang setia kepada mantan Wakil Presiden Riek Machar sedang bersiap-siap menyerang sebuah kota di Sudan Selatan.

Lebih jauh juru bicara misi PBB di Sudan Selatan mengatakan misi pemantau PBB menyaksikan sekelompok pemuda bersenjata sekitar 50 kilometer sebelah timur laut kota Bor. Meski demikian ia mengatakan pejabat PBB belum bisa mengkonfirmasi berapa orang dalam kelompok itu.

Lebih dalam pemerintah Sudan Selatan mengklaim bahwa sekitar 25.000 pejuang bersenjata dari pasukan pendukung Machar yang disebut “Tentara Putih” berencana menyerang kota yang minggu ini direbut kembali oleh pasukan pemerintah.

Disisi lain, pemuda-pemuda itu seperti halnya Machar berasal dari suku Nuers sementara Presiden Salva Kiir dan pendukung setianya berasal dari suku Dinka. Klaim mengenai mobilisasi itu terjadi selagi para pemimpin regional berupaya menengahi gencatan senjata.

Sementara itu, kekerasan antar suku itu meletup awal bulan ini (Desember 2013) sewaktu Presiden Kiir menuduh Machar berupaya melakukan kudeta.

Bahkan secara khusus PBB mengatakan pertempuran itu telah menyebabkan 1.000 orang lebih tewas dan puluhan ribu orang mengungsi. (win7)

Komentar